وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ خَشْيَةَ إِمْلَاقٍ ۖ نَحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَإِيَّاكُمْ ۚ إِنَّ قَتْلَهُمْ كَانَ خِطْئًا كَبِيرًا

Dan janganlah kalian membunuh anak-anak kalian karena takut miskin. Kamilah yang memberi rezeki kepada mereka dan kepada kalian. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ خَشْيَةَ إِمْلَاقٍwa-laa taqtuluu awlaadakum khasyyata imlaaqinjanganlah kalian membunuh anak-anak kalian karena takut miskin
  2. نَحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَإِيَّاكُمْnahnu narzuquhum wa-iyyaakumKamilah yang memberi rezeki kepada mereka dan kepada kalian
  3. إِنَّ قَتْلَهُمْ كَانَ خِطْئًا كَبِيرًاinna qatlahum kaana khith'an kabiiransesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar

Terjemahan per kata (13 kata)

  1. وَلَاwa-laadan janganlah
  2. تَقْتُلُواtaqtuluukalian membunuh
  3. أَوْلَادَكُمْawlaadakumanak-anak kalian
  4. خَشْيَةَkhasyyatakarena takut
  5. إِمْلَاقٍimlaaqinkemiskinan
  6. نَحْنُnahnukami
  7. نَرْزُقُهُمْnarzuquhumKami memberi mereka rezeki
  8. وَإِيَّاكُمْwa-iyyaakumdan kalian
  9. إِنَّinnasesungguhnya
  10. قَتْلَهُمْqatlahumpembunuhan mereka
  11. كَانَkaanaadalah
  12. خِطْئًاkhith'andosa
  13. كَبِيرًاkabiiranyang besar

Inti bacaan

Larangan tegas membunuh anak karena takut miskin, disertai jaminan: 'Kamilah yang memberi rezeki kepada mereka dan kalian', ketakutan ekonomi tidak boleh menjadi alasan tindakan ekstrem yang mengorbankan nyawa, karena jaminan rezeki sudah diberikan secara eksplisit.

Penjelasan pilihan kata

'Karena takut miskin': motif spesifik yang disebut di sini berbeda dengan penguburan bayi perempuan di 16:58-59 (dipicu penolakan terhadap jenis kelamin); di sini pembunuhan dipicu ketakutan ekonomi, mencakup anak laki-laki maupun perempuan, sebuah bentuk kekejaman berbeda dengan akar penyebab berbeda pula.

Tafsiran

Ayat ini melarang bentuk lain dari pembunuhan anak, bukan karena jenis kelamin (16:58-59), melainkan karena kekhawatiran ekonomi, dijawab dengan penegasan bahwa Allah sendiri yang menjamin rezeki bagi anak maupun orang tua.

Renungan dan Hikmah

  • Ayat ini dan 16:58-59 sama-sama mengecam pembunuhan anak, namun dengan motif berbeda yang disebut eksplisit, penolakan gender di satu sisi, ketakutan ekonomi di sisi lain; menunjukkan bahwa Al-Qur'an menangani berbagai bentuk kekejaman terhadap anak secara spesifik sesuai akar penyebabnya, bukan sebagai satu kategori generik.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

keluarga kbr/Elw: sebutan per takrif corpus ('besar'/'tinggi'; Sang bila takrif); istakbara diterjemahkan 'menyombongkan diri' & ta'aalaa (doksologi) pemakaian diteruskan; per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi kbr/Elw: kabiir diterjemahkan 'besar' (takrif 'Sang Besar'), aliyy diterjemahkan 'tinggi' (takrif 'Sang Tinggi'); formula al-'aliyyu l-kabiir diterjemahkan 'Sang Tinggi lagi Sang Besar' (22:62 dst.), kini beda dari al-'aliyyu l-'azhiim 2:255 'Sang Tinggi lagi Sang Agung'. Registri ukuran: besar=kabiir, agung='azhiim, tinggi='aliyy, luhur=majiid, mulia=kariim, digdaya='aziiz. ta'aalaa/muta'aal & hukm = sub-putusan belum diputuskan. keluarga memuat 'leluhur terbesar, atau tertua' (cabang usia). aliyy (-l-w): tinggi/exalted; a'laa = elatif.