كُلُّ ذَٰلِكَ كَانَ سَيِّئُهُ عِنْدَ رَبِّكَ مَكْرُوهًا

Semua itu, keburukannya dibenci di sisi Tuhanmu.

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. كُلُّ ذَٰلِكَ كَانَ سَيِّئُهُ عِنْدَ رَبِّكَ مَكْرُوهًاkullu dzaalika kaana sayyi'uhu 'inda rabbika makruuhansemua itu, keburukannya dibenci di sisi Tuhanmu

Terjemahan per kata (7 kata)

  1. كُلُّkullusetiap
  2. ذَٰلِكَdzaalikaitu
  3. كَانَkaanaadalah
  4. سَيِّئُهُsayyi'uhukeburukannya
  5. عِنْدَ'indadi sisi
  6. رَبِّكَrabbikaTuhanmu
  7. مَكْرُوهًاmakruuhanyang dibenci

Inti bacaan

Rangkuman ringkas menutup daftar larangan sebelumnya: 'keburukannya dibenci di sisi Tuhanmu', kesimpulan yang menyatukan berbagai perintah spesifik ke dalam satu prinsip umum yang mudah diingat.

Penjelasan pilihan kata

'Dibenci' (makruuhan): akar yang sama dengan 'membenci' (yakrahuuna) di 16:62, kini diterapkan sebagai penutup rangkaian panjang perintah etika 17:22-37, merangkum semua larangan itu sebagai hal-hal yang keburukannya dibenci Allah.

Tafsiran

Ayat pendek ini menutup rangkaian panjang perintah etika (17:22-37) dengan satu kesimpulan menyeluruh: setiap pelanggaran yang disebut dalam daftar itu memiliki sisi keburukan yang dibenci di sisi Allah, bukan sekadar aturan lepas tanpa penilaian nilai.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menutup deretan larangan sebelumnya dengan satu kalimat: semua itu keburukannya dibenci. Menoleh ke belakang. Belasan perintah diberi satu keterangan yang sama.
  • Kata yang Dia pakai dibenci, bukan dilarang. Yang disebut perasaan-Nya. Larangan diberi alasan yang menyangkut hubungan, bukan sekadar aturan.
  • Allah menambahkan di sisi Tuhanmu. Tempat penilaiannya disebut. Yang menentukan buruknya sesuatu bukan pandangan orang banyak.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar k-l-l, k-w-n, s-w-a, '-n-d, r-b-b, k-r-h): sayyi'uhu diterjemahkan 'keburukannya'; makruuh diterjemahkan 'dibenci' (akar k-r-h KRH). gloss '(larangan)' + footnote dibuang.