ذَٰلِكَ مِمَّا أَوْحَىٰ إِلَيْكَ رَبُّكَ مِنَ الْحِكْمَةِ ۗ وَلَا تَجْعَلْ مَعَ اللَّهِ إِلَٰهًا آخَرَ فَتُلْقَىٰ فِي جَهَنَّمَ مَلُومًا مَدْحُورًا

Itulah sebagian dari hikmah yang diwahyukan Tuhanmu kepadamu. Janganlah engkau menjadikan tuhan lain bersama Allah, nanti engkau dilemparkan ke dalam Jahanam dalam keadaan tercela lagi terusir.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. ذَٰلِكَ مِمَّا أَوْحَىٰ إِلَيْكَ رَبُّكَ مِنَ الْحِكْمَةِdzaalika mimmaa awhaa ilayka rabbuka mina l-hikmatiitulah sebagian dari hikmah yang diwahyukan Tuhanmu kepadamu
  2. وَلَا تَجْعَلْ مَعَ اللَّهِ إِلَٰهًا آخَرَwa-laa taj'al ma'a llaahi ilaahan aakharajanganlah engkau menjadikan tuhan lain bersama Allah
  3. فَتُلْقَىٰ فِي جَهَنَّمَ مَلُومًا مَدْحُورًاfa-tulqaa fii jahannama maluuman madhuurannanti engkau dilemparkan ke dalam Jahanam dalam keadaan tercela lagi terusir
Catatan pilihan kata (ringkas)

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: tidak menyentuh kata kunci akar (hukm/hikmah/verba mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras); pasangan sebutan lain (aliim/khabiir dst.) belum dibedah, dipertahankan sementara. Konvensi hkm: hakiim diterjemahkan 'penuh hikmah' (SATU rendering: Allah 91 + KITAB 5 + amr 1; takrif diterjemahkan 'Sang Penuh Hikmah', indefinit kecil tanpa Maha); hikmah diterjemahkan 'hikmah' (gloss '(sunah)' dibuang); muhkam diterjemahkan 'dikukuhkan' (11:1, 22:52); verba diterjemahkan 'memutuskan'; keluarga hakim (hakam/haakimiin/hukkaam) tetap 'hakim/penengah'. ⚠ hukm = passthrough terjemahan lain, sub-putusan MENUNGGU (6:5712:4012:67 tiga rendering). Lih.. Glos kitab (618): adh-dhikr al-hakiim = 'decides judicially' / 'FREE FROM DEFECT; no incongruity' ( diterjemahkan QS 4:82, uji metodologi kita).

Aplikasi

Seluruh rangkaian instruksi (berbakti, jujur dalam takaran, rendah hati, dll) disebut secara eksplisit sebagai 'hikmah yang diwahyukan', kebijaksanaan praktis sehari-hari dikategorikan setara dengan wahyu, bukan dipisahkan sebagai etika sekuler yang terpisah dari yang sakral.