نَحْنُ أَعْلَمُ بِمَا يَسْتَمِعُونَ بِهِ إِذْ يَسْتَمِعُونَ إِلَيْكَ وَإِذْ هُمْ نَجْوَىٰ إِذْ يَقُولُ الظَّالِمُونَ إِنْ تَتَّبِعُونَ إِلَّا رَجُلًا مَسْحُورًا
Kami lebih mengetahui bagaimana sikap mereka mendengarkan, saat mereka mendengarkan engkau, dan saat mereka berbisik-bisik, ketika orang-orang zalim berkata, “Kalian tidak mengikuti kecuali seorang laki-laki yang terkena sihir.”
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- نَحْنُ أَعْلَمُ بِمَا يَسْتَمِعُونَ بِهِnahnu a'lamu bi-maa yastami'uuna bihiKami lebih mengetahui bagaimana sikap mereka mendengarkan
- إِذْ يَسْتَمِعُونَ إِلَيْكَ وَإِذْ هُمْ نَجْوَىٰidz yastami'uuna ilayka wa-idz hum najwaasaat mereka mendengarkan engkau, dan saat mereka berbisik-bisik
- إِذْ يَقُولُ الظَّالِمُونَ إِنْ تَتَّبِعُونَ إِلَّا رَجُلًا مَسْحُورًاidz yaquulu zh-zhaalimuuna in tattabi'uuna illaa rajulan mashuuranketika orang-orang zalim berkata, kalian tidak mengikuti kecuali seorang laki-laki yang terkena sihir
Terjemahan per kata (19 kata)
- نَحْنُnahnukami
- أَعْلَمُa'lamulebih mengetahui
- بِمَاbi-maapada apa yang
- يَسْتَمِعُونَyastami'uunamereka mendengarkan
- بِهِbihidengannya
- إِذْidzketika
- يَسْتَمِعُونَyastami'uunamereka mendengarkan
- إِلَيْكَilaykakepadamu
- وَإِذْwa-idzdan ketika
- هُمْhummereka
- نَجْوَىٰnajwaapembicaraan rahasia
- إِذْidzketika
- يَقُولُyaquuluberkata
- الظَّالِمُونَzh-zhaalimuunaorang-orang zalim
- إِنْinjika
- تَتَّبِعُونَtattabi'uunakalian mengikuti
- إِلَّاillaakecuali
- رَجُلًاrajulanseorang lelaki
- مَسْحُورًاmashuuranorang yang tersihir
Inti bacaan
Pengetahuan yang lebih mendalam tentang cara mereka mendengarkan dan berbisik-bisik dinyatakan eksplisit, menyingkap bahwa penolakan sering disertai upaya rasionalisasi tersembunyi ('kena sihir'), cara mengelola disonansi kognitif ketika dihadapkan pada kebenaran yang sulit diterima.
Penjelasan pilihan kata
'Terkena sihir' (mashuuran): akar yang sama dengan tuduhan serupa di 15:15 ('kami adalah kaum yang terkena sihir'), sebuah pola tuduhan yang berulang terhadap pembawa wahyu di berbagai konteks.
Tafsiran
Ayat ini mengungkap bahwa penolakan mereka bukan karena kekurangan mendengar, melainkan disertai bisik-bisik dan tuduhan tidak berdasar, sebuah pola yang sudah diketahui Allah sepenuhnya bahkan sebelum diungkap di sini.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut Dia lebih mengetahui bagaimana sikap mereka mendengarkan. Bukan apa yang mereka dengar. Yang diperiksa niat di balik menyimak, bukan kehadirannya.
- Allah menyebut dua keadaan: saat mendengarkan dan saat berbisik-bisik. Yang di depan dan yang di belakang. Keduanya sama-sama tercatat.
- Allah merekam bisikan itu: kalian tidak mengikuti kecuali seorang laki-laki yang terkena sihir. Yang dipakai menutup perkara penilaian atas orangnya. Bantahan atas isi tak pernah diajukan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Ayat CAMPUR 2MS+2MP, tiap kemunculan orang-kedua diputus per tag morfologi corpus: 'Kamu tidak mengikuti (siapa pun)…' diterjemahkan 2MS. Kata akar -l-m mengikuti profil terjemahan lain. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam',.