انْظُرْ كَيْفَ ضَرَبُوا لَكَ الْأَمْثَالَ فَضَلُّوا فَلَا يَسْتَطِيعُونَ سَبِيلًا
Perhatikanlah bagaimana mereka membuat perumpamaan-perumpamaan tentangmu, lalu mereka sesat, sehingga mereka tidak mampu mendapatkan jalan.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- انْظُرْ كَيْفَ ضَرَبُوا لَكَ الْأَمْثَالَunzhur kayfa dharabuu laka l-amtsaalaperhatikanlah bagaimana mereka membuat perumpamaan-perumpamaan tentangmu
- فَضَلُّوا فَلَا يَسْتَطِيعُونَ سَبِيلًاfa-dhalluu fa-laa yastathii'uuna sabiilanlalu mereka sesat, sehingga mereka tidak mampu mendapatkan jalan
Terjemahan per kata (9 kata)
- انْظُرْunzhurperhatikanlah
- كَيْفَkayfabagaimana
- ضَرَبُواdharabuumereka membuat
- لَكَlakabagimu
- الْأَمْثَالَl-amtsaalaperumpamaan
- فَضَلُّواfa-dhalluumaka mereka sesat
- فَلَاfa-laamaka tidak
- يَسْتَطِيعُونَyastathii'uunamereka sanggup
- سَبِيلًاsabiilanjalan
Inti bacaan
Berbagai perumpamaan/tuduhan yang mereka buat justru membuat mereka sendiri 'tidak mampu mendapatkan jalan', upaya menyerang kebenaran dengan tuduhan yang tidak berdasar justru berujung menyesatkan diri sendiri lebih jauh.
Penjelasan pilihan kata
'Perumpamaan-perumpamaan' (al-amtsaal): tuduhan-tuduhan seperti 'terkena sihir' (17:47) termasuk dalam kategori ini, upaya membingkai sumber wahyu dengan kategori yang keliru.
Tafsiran
Ayat ini menyimpulkan bahwa tuduhan-tuduhan seperti yang baru disebutkan (17:47) hanyalah salah satu bentuk dari perumpamaan keliru yang membuat mereka semakin sesat dan kehilangan arah, bukan mendekati kebenaran.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyuruh memperhatikan cara mereka membuat perumpamaan. Bukan membantahnya. Yang diminta mengamati, bukan menjawab.
- Akibatnya menimpa mereka sendiri: lalu mereka sesat. Bukan menimpa yang dituduh. Tuduhan itu membelokkan yang mengucapkannya.
- Allah menyebut mereka tak mampu mendapatkan jalan. Bukan tak mau. Yang hilang kemampuannya, dan itu akibat dari yang mereka kerjakan sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar n-zh-r, k-y-f, d-r-b, m-ts-l, d-l-l, t-w-', s-b-l): darabuu l-amthaal diterjemahkan 'membuat perumpamaan' (akar d-r-b); dalluu diterjemahkan 'sesat' (akar d-l-l putaran 78); laa yastatii'uun diterjemahkan 'tidak mampu' (akar t-w-' putaran 58). gloss '(Nabi Muhammad)/(yang buruk)/(untuk menentang kerasulanmu)' dibuang.