Ayat 17:49

وَقَالُوا أَإِذَا كُنَّا عِظَامًا وَرُفَاتًا أَإِنَّا لَمَبْعُوثُونَ خَلْقًا جَدِيدًا

Dan mereka berkata, “Apabila kami telah menjadi tulang-belulang dan kepingan-kepingan, apakah kami benar-benar akan dibangkitkan sebagai ciptaan yang baru?”

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. وَقَالُوا أَإِذَا كُنَّا عِظَامًا وَرُفَاتًاwa-qaaluu a-idzaa kunnaa izhaaman wa-rufaatandan mereka berkata, apabila kami telah menjadi tulang-belulang dan kepingan-kepingan
  2. أَإِنَّا لَمَبْعُوثُونَ خَلْقًا جَدِيدًاa-innaa la-mab'uutsuuna khalqan jadiidanapakah kami benar-benar akan dibangkitkan sebagai ciptaan yang baru
Aplikasi

Keraguan tentang kebangkitan setelah menjadi 'tulang-belulang dan kepingan-kepingan' menunjukkan pola pikir yang membatasi kemungkinan hanya berdasarkan pengalaman fisik biasa, keterbatasan imajinasi terhadap kapasitas yang melampaui pengalaman normal.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

azhiim diterjemahkan 'agung' (indefinit, tanpa Maha; swap sadar-kolokasi per nomina corpus); per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi zhm: azhiim diterjemahkan 'agung' seragam (takrif 'Sang Agung'); a'zham diterjemahkan 'lebih agung'; verba azhzhama pemakaian diteruskan. Pembeda: kabiir='besar' (k-b-r, kelak, al-Kabiir sebutan sendiri), majiid='luhur', kariim='mulia', aziiz='digdaya'. Objek negatif (azab/dosa) memakai kata sama, skala, konteks yang bekerja. ' akar '-zh-m: azhuma = 'menjadi besar (skala/bobot)'; azhiim = besar-agung (magnitude); jangkar konkret keluarga: azhm/'izhaam = TULANG (kerangka, yang besar-menopang). KBBI agung indra-1: 'besar; mulia; luhur'.

Ayat 17:50

قُلْ كُونُوا حِجَارَةً أَوْ حَدِيدًا

Katakanlah, “Jadilah kalian batu atau besi,

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. قُلْ كُونُوا حِجَارَةً أَوْ حَدِيدًاqul kuunuu hijaaratan aw hadiidankatakanlah, jadilah kalian batu atau besi
Aplikasi

Respons tegas terhadap keraguan tentang kebangkitan: 'Jadilah kalian batu atau besi', tantangan retoris yang mengundang perenungan lebih jauh tentang batas kemungkinan penciptaan (dilanjutkan di ayat berikutnya).

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, k-w-n, h-j-r, h-d-d): hijaarah diterjemahkan 'batu'; hadiid diterjemahkan 'besi'. gloss '(Nabi Muhammad)' dibuang.

Ayat 17:51

أَوْ خَلْقًا مِمَّا يَكْبُرُ فِي صُدُورِكُمْ ۚ فَسَيَقُولُونَ مَنْ يُعِيدُنَا ۖ قُلِ الَّذِي فَطَرَكُمْ أَوَّلَ مَرَّةٍ ۚ فَسَيُنْغِضُونَ إِلَيْكَ رُءُوسَهُمْ وَيَقُولُونَ مَتَىٰ هُوَ ۖ قُلْ عَسَىٰ أَنْ يَكُونَ قَرِيبًا

atau suatu ciptaan yang lebih besar lagi dalam pandangan kalian.” Maka mereka akan bertanya, “Siapa yang akan mengembalikan kami?” Katakanlah, “Yang telah menciptakan kalian pertama kali.” Maka mereka akan menggeleng-gelengkan kepala mereka kepadamu dan berkata, “Kapan itu?” Katakanlah, “Barangkali waktunya sudah dekat,”

Terjemahan bertahap (5 jeda)
  1. أَوْ خَلْقًا مِمَّا يَكْبُرُ فِي صُدُورِكُمْaw khalqan mimmaa yakburu fii suduurikumatau suatu ciptaan yang lebih besar lagi dalam pandangan kalian
  2. فَسَيَقُولُونَ مَنْ يُعِيدُنَاfa-sa-yaquuluuna man yu'iidunaamaka mereka akan bertanya, siapa yang akan mengembalikan kami
  3. قُلِ الَّذِي فَطَرَكُمْ أَوَّلَ مَرَّةٍquli lladzii fatarakum awwala marratinkatakanlah, yang telah menciptakan kalian pertama kali
  4. فَسَيُنْغِضُونَ إِلَيْكَ رُءُوسَهُمْ وَيَقُولُونَ مَتَىٰ هُوَfa-sa-yunghiduuna ilayka ru'uusahum wa-yaquuluuna mataa huwamaka mereka akan menggeleng-gelengkan kepala mereka kepadamu dan berkata, kapan itu
  5. قُلْ عَسَىٰ أَنْ يَكُونَ قَرِيبًاqul asaa an yakuuna qariibankatakanlah, barangkali waktunya sudah dekat
Aplikasi

Respons terhadap keraguan tentang kebangkitan tetap dijawab dengan kesabaran: 'Yang telah menciptakan kalian pertama kali', argumen sederhana yang sama diulang, sementara kepastian waktunya dijawab jujur dengan 'barangkali waktunya sudah dekat' tanpa klaim pengetahuan berlebihan.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

keluarga kbr/Elw: sebutan per takrif corpus ('besar'/'tinggi'; Sang bila takrif); istakbara diterjemahkan 'menyombongkan diri' & ta'aalaa (doksologi) pemakaian diteruskan; per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi kbr/Elw: kabiir diterjemahkan 'besar' (takrif 'Sang Besar'), aliyy diterjemahkan 'tinggi' (takrif 'Sang Tinggi'); formula al-'aliyyu l-kabiir diterjemahkan 'Sang Tinggi lagi Sang Besar' (22:62 dst.), kini beda dari al-'aliyyu l-'azhiim 2:255 'Sang Tinggi lagi Sang Agung'. Registri ukuran: besar=kabiir, agung='azhiim, tinggi='aliyy, luhur=majiid, mulia=kariim, digdaya='aziiz. ta'aalaa/muta'aal & hukm = sub-putusan belum diputuskan. contr. of saghiir, but see azhiim'; keluarga memuat 'the greatest, or oldest, ancestor' (cabang usia). aliyy (-l-w): tinggi/exalted; a'laa = elatif.