أَوْ خَلْقًا مِمَّا يَكْبُرُ فِي صُدُورِكُمْ ۚ فَسَيَقُولُونَ مَنْ يُعِيدُنَا ۖ قُلِ الَّذِي فَطَرَكُمْ أَوَّلَ مَرَّةٍ ۚ فَسَيُنْغِضُونَ إِلَيْكَ رُءُوسَهُمْ وَيَقُولُونَ مَتَىٰ هُوَ ۖ قُلْ عَسَىٰ أَنْ يَكُونَ قَرِيبًا
atau suatu ciptaan yang lebih besar lagi dalam pandangan kalian.” Maka mereka akan bertanya, “Siapa yang akan mengembalikan kami?” Katakanlah, “Yang telah menciptakan kalian pertama kali.” Maka mereka akan menggeleng-gelengkan kepala mereka kepadamu dan berkata, “Kapan itu?” Katakanlah, “Barangkali waktunya sudah dekat,”
Terjemahan bertahap (5 jeda)
- أَوْ خَلْقًا مِمَّا يَكْبُرُ فِي صُدُورِكُمْaw khalqan mimmaa yakburu fii shuduurikumatau suatu ciptaan yang lebih besar lagi dalam pandangan kalian
- فَسَيَقُولُونَ مَنْ يُعِيدُنَاfa-sa-yaquuluuna man yu'iidunaamaka mereka akan bertanya, siapa yang akan mengembalikan kami
- قُلِ الَّذِي فَطَرَكُمْ أَوَّلَ مَرَّةٍquli lladzii fatharakum awwala marratinkatakanlah, yang telah menciptakan kalian pertama kali
- فَسَيُنْغِضُونَ إِلَيْكَ رُءُوسَهُمْ وَيَقُولُونَ مَتَىٰ هُوَfa-sa-yunghidhuuna ilayka ru'uusahum wa-yaquuluuna mataa huwamaka mereka akan menggeleng-gelengkan kepala mereka kepadamu dan berkata, kapan itu
- قُلْ عَسَىٰ أَنْ يَكُونَ قَرِيبًاqul 'asaa an yakuuna qariibankatakanlah, barangkali waktunya sudah dekat
Terjemahan per kata (25 kata)
- أَوْawatau
- خَلْقًاkhalqanciptaan
- مِمَّاmimmaadari apa yang
- يَكْبُرُyakburubesar
- فِيfiidalam
- صُدُورِكُمْshuduurikumdada kalian
- فَسَيَقُولُونَfa-sa-yaquuluunamaka mereka akan berkata
- مَنْmanorang yang
- يُعِيدُنَاyu'iidunaamengembalikan kami
- قُلِqulikatakanlah
- الَّذِيlladziiyang
- فَطَرَكُمْfatharakummenciptakan kalian
- أَوَّلَawwalaorang pertama
- مَرَّةٍmarratinkali
- فَسَيُنْغِضُونَfa-sa-yunghidhuunamaka mereka akan menggeleng
- إِلَيْكَilaykakepadamu
- رُءُوسَهُمْru'uusahumkepala mereka
- وَيَقُولُونَwa-yaquuluunadan mereka berkata
- مَتَىٰmataakapan
- هُوَhuwaia
- قُلْqulkatakanlah
- عَسَىٰ'asaaboleh jadi
- أَنْanbahwa
- يَكُونَyakuunaada
- قَرِيبًاqariibanyang dekat
Inti bacaan
Respons terhadap keraguan tentang kebangkitan tetap dijawab dengan kesabaran: 'Yang telah menciptakan kalian pertama kali', argumen sederhana yang sama diulang, sementara kepastian waktunya dijawab jujur dengan 'barangkali waktunya sudah dekat' tanpa klaim pengetahuan berlebihan.
Penjelasan pilihan kata
'Lebih besar' (yakburu): akar berbeda (kbr) dari 'tulang-belulang' (izhaam, akar zhm) di 17:49, meski maknanya serupa 'besar/agung', dua akar Arab berbeda yang sama-sama menandai skala, dijaga terpisah sesuai disiplin membedakan akar. 'Menciptakan pertama kali' (fatarakum): argumen sederhana bahwa pencipta awal tentu mampu menciptakan kembali.
Tafsiran
Ayat ini menutup tantangan hiperbolik dengan argumen logis: pencipta yang mampu menciptakan dari ketiadaan pertama kali tentu tidak akan kesulitan menciptakan kembali, apa pun bentuk fisik yang tersisa; ditutup dengan reaksi keheranan mereka dan jawaban terbuka tentang waktu.
Renungan dan Hikmah
- Mereka menaikkan tantangan sampai ciptaan yang paling besar terbayang, dan jawaban yang diperintahkan Allah tidak berubah: Yang telah menciptakan kalian pertama kali. Argumen yang benar tidak perlu membesar mengikuti besarnya bantahan.
- Mereka bertanya siapa yang akan mengembalikan, bukan bagaimana caranya. Pertanyaan itu sudah mengakui bahwa pengembalian mungkin terjadi, tinggal siapa pelakunya. Sebuah bantahan kadang runtuh di dalam susunan pertanyaannya sendiri.
- Tentang kapan, jawaban yang diperintahkan Allah tidak memastikan: barangkali sudah dekat. Pengetahuan yang tidak diberikan tidak dikarang. Yang menyampaikan wahyu pun diminta mengatakan barangkali, dan kejujuran itu bagian dari yang disampaikannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
keluarga kbr/Elw: sebutan per takrif corpus ('besar'/'tinggi'; Sang bila takrif); istakbara diterjemahkan 'menyombongkan diri' & ta'aalaa (doksologi) pemakaian diteruskan; per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi kbr/Elw: kabiir diterjemahkan 'besar' (takrif 'Sang Besar'), aliyy diterjemahkan 'tinggi' (takrif 'Sang Tinggi'); formula al-'aliyyu l-kabiir diterjemahkan 'Sang Tinggi lagi Sang Besar' (22:62 dst.), kini beda dari al-'aliyyu l-'azhiim 2:255 'Sang Tinggi lagi Sang Agung'. Registri ukuran: besar=kabiir, agung='azhiim, tinggi='aliyy, luhur=majiid, mulia=kariim, digdaya='aziiz. ta'aalaa/muta'aal & hukm = sub-putusan belum diputuskan. contr. keluarga memuat 'leluhur terbesar, atau tertua' (cabang usia). aliyy (-l-w): tinggi/exalted; a'laa = elatif.