وَقُلْ لِعِبَادِي يَقُولُوا الَّتِي هِيَ أَحْسَنُ ۚ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْزَغُ بَيْنَهُمْ ۚ إِنَّ الشَّيْطَانَ كَانَ لِلْإِنْسَانِ عَدُوًّا مُبِينًا
Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku agar mereka mengucapkan yang terbaik; sesungguhnya setan menimbulkan perselisihan di antara mereka; sesungguhnya setan bagi manusia adalah musuh yang nyata.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَقُلْ لِعِبَادِي يَقُولُوا الَّتِي هِيَ أَحْسَنُwa-qul li-ibaadii yaquuluu llatii hiya ahsanudan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku agar mereka mengucapkan yang terbaik
- إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْزَغُ بَيْنَهُمْinna sh-shaytaana yanzaghu baynahumsesungguhnya setan menimbulkan perselisihan di antara mereka
- إِنَّ الشَّيْطَانَ كَانَ لِلْإِنْسَانِ عَدُوًّا مُبِينًاinna sh-shaytaana kaana li-l-insaani aduwwan mubiinansesungguhnya setan bagi manusia adalah musuh yang nyata
Aplikasi
Instruksi sederhana namun mendalam: 'katakanlah kepada hamba-hamba-Ku agar mereka mengucapkan yang terbaik' karena setan 'menimbulkan perselisihan' lewat celah komunikasi yang buruk, kualitas ucapan sehari-hari dikaitkan langsung dengan pencegahan konflik. Konkretnya: memilih kata-kata terbaik dalam komunikasi sehari-hari adalah pertahanan konkret melawan perselisihan yang bisa dipicu dari hal-hal kecil, kesadaran bahwa cara bicara yang buruk membuka celah bagi perselisihan yang sebenarnya bisa dihindari.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, '-b-d, h-s-n, sh-t-n, n-z-gh, b-y-n, k-w-n, a-n-s, '-d-w): ibaad diterjemahkan 'hamba-hamba' (akar '-b-d); yanzaghu diterjemahkan 'menimbulkan perselisihan (menghasut)' (akar n-z-gh); aduww mubiin diterjemahkan 'musuh yang nyata'. gloss '(dan benar)' dibuang.