وَقُلْ لِعِبَادِي يَقُولُوا الَّتِي هِيَ أَحْسَنُ ۚ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْزَغُ بَيْنَهُمْ ۚ إِنَّ الشَّيْطَانَ كَانَ لِلْإِنْسَانِ عَدُوًّا مُبِينًا

Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku agar mereka mengucapkan yang terbaik; sesungguhnya setan menimbulkan perselisihan di antara mereka; sesungguhnya setan bagi manusia adalah musuh yang nyata.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَقُلْ لِعِبَادِي يَقُولُوا الَّتِي هِيَ أَحْسَنُwa-qul li-'ibaadii yaquuluu llatii hiya ahsanudan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku agar mereka mengucapkan yang terbaik
  2. إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْزَغُ بَيْنَهُمْinna sy-syaythaana yanzaghu baynahumsesungguhnya setan menimbulkan perselisihan di antara mereka
  3. إِنَّ الشَّيْطَانَ كَانَ لِلْإِنْسَانِ عَدُوًّا مُبِينًاinna sy-syaythaana kaana li-l-insaani 'aduwwan mubiinansesungguhnya setan bagi manusia adalah musuh yang nyata

Terjemahan per kata (16 kata)

  1. وَقُلْwa-quldan katakanlah
  2. لِعِبَادِيli-'ibaadiikepada hamba-hamba-Ku
  3. يَقُولُواyaquuluumereka berkata
  4. الَّتِيllatiiyang
  5. هِيَhiyaia
  6. أَحْسَنُahsanulebih baik
  7. إِنَّinnasesungguhnya
  8. الشَّيْطَانَsy-syaythaanasetan
  9. يَنْزَغُyanzaghumembisikkan
  10. بَيْنَهُمْbaynahumdi antara mereka
  11. إِنَّinnasesungguhnya
  12. الشَّيْطَانَsy-syaythaanasetan
  13. كَانَkaanaadalah
  14. لِلْإِنْسَانِli-l-insaanibagi manusia
  15. عَدُوًّا'aduwwanmusuh
  16. مُبِينًاmubiinanyang nyata

Inti bacaan

Instruksi sederhana namun mendalam: 'katakanlah kepada hamba-hamba-Ku agar mereka mengucapkan yang terbaik' karena setan 'menimbulkan perselisihan' lewat celah komunikasi yang buruk, kualitas ucapan sehari-hari dikaitkan langsung dengan pencegahan konflik. Konkretnya: memilih kata-kata terbaik dalam komunikasi sehari-hari adalah pertahanan konkret melawan perselisihan yang bisa dipicu dari hal-hal kecil, kesadaran bahwa cara bicara yang buruk membuka celah bagi perselisihan yang sebenarnya bisa dihindari.

Penjelasan pilihan kata

'Menimbulkan perselisihan' (yanzaghu): kata yang menandai hasutan halus yang memicu konflik, menjelaskan mengapa perintah 'mengucapkan yang terbaik' penting sebagai pencegahan terhadap celah yang bisa dimanfaatkan setan.

Tafsiran

Ayat ini kembali ke instruksi praktis kehidupan sehari-hari: berbicara dengan cara terbaik sebagai perlindungan dari hasutan setan yang memanfaatkan kata-kata buruk untuk memecah belah hubungan antarmanusia.

Renungan dan Hikmah

  • Perintah 'mengucapkan yang terbaik' disandingkan langsung dengan peringatan tentang setan yang menghasut perselisihan, menyiratkan bahwa pilihan kata dalam percakapan sehari-hari bukan hal sepele, melainkan garis pertahanan konkret terhadap upaya memecah belah hubungan antarmanusia.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, '-b-d, h-s-n, sh-t-n, n-z-gh, b-y-n, k-w-n, a-n-s, '-d-w): ibaad diterjemahkan 'hamba-hamba' (akar '-b-d); yanzaghu diterjemahkan 'menimbulkan perselisihan (menghasut)' (akar n-z-gh); aduww mubiin diterjemahkan 'musuh yang nyata'. gloss '(dan benar)' dibuang.