قُلِ ادْعُوا الَّذِينَ زَعَمْتُمْ مِنْ دُونِهِ فَلَا يَمْلِكُونَ كَشْفَ الضُّرِّ عَنْكُمْ وَلَا تَحْوِيلًا
Katakanlah, “Serulah mereka yang kalian sangka selain Dia; maka mereka tidak menguasai penghilangan kemudaratan dari kalian, dan tidak pula mengalihkannya.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قُلِ ادْعُوا الَّذِينَ زَعَمْتُمْ مِنْ دُونِهِquli d'uu lladziina za'amtum min duunihikatakanlah, serulah mereka yang kalian sangka selain Dia
- فَلَا يَمْلِكُونَ كَشْفَ الضُّرِّ عَنْكُمْ وَلَا تَحْوِيلًاfa-laa yamlikuuna kasyfa dh-dhurri 'ankum wa-laa tahwiilanmaka mereka tidak menguasai penghilangan kemudaratan dari kalian, dan tidak pula mengalihkannya
Terjemahan per kata (13 kata)
- قُلِqulikatakanlah
- ادْعُواd'uuberdoalah kalian
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- زَعَمْتُمْza'amtumkalian mengira
- مِنْmindari
- دُونِهِduunihiselain-Nya
- فَلَاfa-laamaka tidak
- يَمْلِكُونَyamlikuunamereka memiliki
- كَشْفَkasyfamenyingkap
- الضُّرِّdh-dhurrikemudaratan
- عَنْكُمْ'ankumdari kalian
- وَلَاwa-laadan tidak pula
- تَحْوِيلًاtahwiilanperpindahan
Inti bacaan
Tantangan langsung terhadap objek-objek yang disangka bisa menolong: 'mereka tidak menguasai penghilangan kemudaratan. tidak pula mampu mengalihkannya', uji praktis terhadap kapabilitas nyata sebelum menaruh harapan.
Penjelasan pilihan kata
'Kalian sangka' (za'amtum): kata yang menandai klaim tanpa dasar kuat, menegaskan bahwa status sembahan-sembahan itu sebatas anggapan, bukan kenyataan yang terbukti.
Tafsiran
Ayat ini menantang secara langsung: silakan menyeru sembahan-sembahan itu, namun mereka tidak memiliki kuasa apa pun untuk menghilangkan atau mengalihkan kemudaratan, sebuah pembuktian empiris atas ketidakberdayaan yang sudah dibahas berulang sepanjang surah-surah sebelumnya.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyuruh menyeru mereka yang kalian sangka selain Dia. Kata sangka dipakai. Kedudukan yang mereka berikan disebut sebagai perkiraan, bukan kenyataan.
- Yang Dia sebut: mereka tak menguasai penghilangan kemudaratan, dan tak pula mengalihkannya. Bahkan memindahkan pun tidak. Ambangnya diturunkan dua kali, dan tetap tak terpenuhi.
- Bentuknya mempersilakan: serulah mereka. Bukan melarang. Ujiannya berupa izin, dan hasilnya yang akan menjawab.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, d-'-w, z-'-m, d-w-n, m-l-k, k-sh-f, d-r-r, h-w-l): ud'uu diterjemahkan 'serulah' (akar d-'-w); za'amtum diterjemahkan 'kalian sangka' (akar z-'-m); laa yamlikuuna diterjemahkan 'tidak menguasai' (akar m-l-k MLK); kashf ad-durr diterjemahkan 'penghilangan kemudaratan' (akar k-sh-f + akar d-r-r); tahwiil diterjemahkan 'mengalihkan' (akar h-w-l). gloss '(Nabi Muhammad)' + footnote dibuang.