وَإِذْ قُلْنَا لَكَ إِنَّ رَبَّكَ أَحَاطَ بِالنَّاسِ ۚ وَمَا جَعَلْنَا الرُّؤْيَا الَّتِي أَرَيْنَاكَ إِلَّا فِتْنَةً لِلنَّاسِ وَالشَّجَرَةَ الْمَلْعُونَةَ فِي الْقُرْآنِ ۚ وَنُخَوِّفُهُمْ فَمَا يَزِيدُهُمْ إِلَّا طُغْيَانًا كَبِيرًا
Dan ketika Kami berkata kepadamu, “Sesungguhnya Tuhanmu meliputi seluruh manusia.” Dan Kami tidak menjadikan penglihatan yang telah Kami perlihatkan kepadamu kecuali sebagai ujian bagi manusia, dan begitu pula pohon yang terkutuk dalam bacaan ini. Dan Kami menakut-nakuti mereka, tetapi itu tidak menambah mereka kecuali kedurhakaan yang besar.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- وَإِذْ قُلْنَا لَكَ إِنَّ رَبَّكَ أَحَاطَ بِالنَّاسِwa-idz qulnaa laka inna rabbaka ahaatha bi-n-naasidan ketika Kami berkata kepadamu, sesungguhnya Tuhanmu meliputi seluruh manusia
- وَمَا جَعَلْنَا الرُّؤْيَا الَّتِي أَرَيْنَاكَ إِلَّا فِتْنَةً لِلنَّاسِwa-maa ja'alnaa r-ru'yaa llatii araynaaka illaa fitnatan li-n-naasidan Kami tidak menjadikan penglihatan yang telah Kami perlihatkan kepadamu kecuali sebagai ujian bagi manusia
- وَالشَّجَرَةَ الْمَلْعُونَةَ فِي الْقُرْآنِwa-sy-syajarata l-mal'uunata fii l-qur'aanidan begitu pula pohon yang terkutuk dalam bacaan ini
- وَنُخَوِّفُهُمْ فَمَا يَزِيدُهُمْ إِلَّا طُغْيَانًا كَبِيرًاwa-nukhawwifuhum fa-maa yaziiduhum illaa thughyaanan kabiirandan Kami menakut-nakuti mereka, tetapi itu tidak menambah mereka kecuali kedurhakaan yang besar
Terjemahan per kata (25 kata)
- وَإِذْwa-idzdan ketika
- قُلْنَاqulnaaKami berkata
- لَكَlakakepadamu
- إِنَّinnasesungguhnya
- رَبَّكَrabbakaTuhanmu
- أَحَاطَahaathameliputi
- بِالنَّاسِbi-n-naasiterhadap manusia
- وَمَاwa-maadan tidaklah
- جَعَلْنَاja'alnaaKami menjadikan
- الرُّؤْيَاr-ru'yaamimpi
- الَّتِيllatiiyang
- أَرَيْنَاكَaraynaakaKami perlihatkan kepadamu
- إِلَّاillaakecuali
- فِتْنَةًfitnatanujian
- لِلنَّاسِli-n-naasikepada manusia
- وَالشَّجَرَةَwa-sy-syajaratadan pohon
- الْمَلْعُونَةَl-mal'uunatayang terlaknat
- فِيfiidalam
- الْقُرْآنِl-qur'aaniAl-Qur'an
- وَنُخَوِّفُهُمْwa-nukhawwifuhumdan Kami menakut-nakuti mereka
- فَمَاfa-maamaka tidak
- يَزِيدُهُمْyaziiduhummenambah mereka
- إِلَّاillaakecuali
- طُغْيَانًاthughyaanankesewenangan
- كَبِيرًاkabiiranyang besar
Inti bacaan
Penglihatan/pengalaman khusus yang diberikan kepada Nabi dijelaskan secara eksplisit sebagai 'ujian bagi manusia', pengalaman spiritual luar biasa bukan sekadar anugerah pasif, melainkan turut menguji respons orang-orang di sekitarnya.
Penjelasan pilihan kata
'Penglihatan' (ar-ru'yaa) dan 'pohon yang terkutuk': dua hal yang disebut singkat sebagai ujian, tanpa penjelasan rinci di ayat ini sendiri tentang wujud atau maknanya secara pasti; dipertahankan seterbuka teks aslinya.
Tafsiran
Ayat ini menyingkap fungsi ganda dari tanda-tanda dan peringatan, bukan untuk memaksa keimanan, melainkan sebagai ujian yang justru bisa memperbesar kedurhakaan sebagian orang alih-alih menguranginya, menyambung tema paradoks peringatan yang direspons dengan penolakan (band. 17:41).
Renungan dan Hikmah
- Allah membuka dengan menyebut Tuhanmu meliputi seluruh manusia. Keterangan itu diberikan sebelum yang lain. Yang perlu diketahui lebih dahulu bukan peristiwanya, melainkan bahwa tak ada yang di luar jangkauan.
- Allah menyebut penglihatan yang Dia perlihatkan itu sebagai ujian bagi manusia. Bukan sebagai hadiah. Sesuatu yang diperlihatkan pun bisa menjadi ujian, tergantung apa yang dilakukan sesudah melihat.
- Allah menyebut pohon terkutuk dalam bacaan itu sejajar dengan penglihatan tadi. Keduanya menguji. Yang dilihat mata dan yang dibaca di kitab bekerja dengan cara yang sama.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
keluarga kbr/Elw: sebutan per takrif corpus ('besar'/'tinggi'; Sang bila takrif); istakbara diterjemahkan 'menyombongkan diri' & ta'aalaa (doksologi) pemakaian diteruskan; per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi kbr/Elw: kabiir diterjemahkan 'besar' (takrif 'Sang Besar'), aliyy diterjemahkan 'tinggi' (takrif 'Sang Tinggi'); formula al-'aliyyu l-kabiir diterjemahkan 'Sang Tinggi lagi Sang Besar' (22:62 dst.), kini beda dari al-'aliyyu l-'azhiim 2:255 'Sang Tinggi lagi Sang Agung'. Registri ukuran: besar=kabiir, agung='azhiim, tinggi='aliyy, luhur=majiid, mulia=kariim, digdaya='aziiz. ta'aalaa/muta'aal & hukm = sub-putusan belum diputuskan. contr. keluarga memuat 'leluhur terbesar, atau tertua' (cabang usia). aliyy (-l-w): tinggi/exalted; a'laa = elatif.