وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي آدَمَ وَحَمَلْنَاهُمْ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ وَرَزَقْنَاهُمْ مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَفَضَّلْنَاهُمْ عَلَىٰ كَثِيرٍ مِمَّنْ خَلَقْنَا تَفْضِيلًا
Dan sungguh Kami telah memuliakan anak cucu Adam, dan Kami angkut mereka di darat dan di laut, dan Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik, dan Kami lebihkan mereka atas banyak dari yang Kami ciptakan dengan kelebihan yang nyata.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي آدَمَwa-la-qad karramnaa banii aadamadan sungguh Kami telah memuliakan anak cucu Adam
- وَحَمَلْنَاهُمْ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِwa-hamalnaahum fii l-barri wa-l-bahridan Kami angkut mereka di darat dan di laut
- وَرَزَقْنَاهُمْ مِنَ الطَّيِّبَاتِwa-razaqnaahum mina th-thayyibaatidan Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik
- وَفَضَّلْنَاهُمْ عَلَىٰ كَثِيرٍ مِمَّنْ خَلَقْنَا تَفْضِيلًاwa-fadhdhalnaahum 'alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilandan Kami lebihkan mereka atas banyak dari yang Kami ciptakan dengan kelebihan yang nyata
Terjemahan per kata (17 kata)
- وَلَقَدْwa-la-qaddan sungguh
- كَرَّمْنَاkarramnaaKami memuliakan
- بَنِيbaniiBani
- آدَمَaadamakepada Adam
- وَحَمَلْنَاهُمْwa-hamalnaahumdan Kami mengangkut mereka
- فِيfiidi
- الْبَرِّl-barridarat
- وَالْبَحْرِwa-l-bahridan laut
- وَرَزَقْنَاهُمْwa-razaqnaahumdan Kami memberi mereka rezeki
- مِنَminadari
- الطَّيِّبَاتِth-thayyibaatiyang baik-baik
- وَفَضَّلْنَاهُمْwa-fadhdhalnaahumdan Kami melebihkan mereka
- عَلَىٰ'alaaatas
- كَثِيرٍkatsiirinbanyak
- مِمَّنْmimmandari orang yang
- خَلَقْنَاkhalaqnaaKami ciptakan
- تَفْضِيلًاtafdhiilankelebihan
Inti bacaan
Pernyataan tegas tentang kemuliaan universal manusia, 'anak cucu Adam' dimuliakan, diberi sarana mobilitas, rezeki yang baik, dan kelebihan dibanding banyak makhluk lain, sebuah dasar martabat manusia yang berlaku umum, bukan eksklusif untuk kelompok tertentu.
Penjelasan pilihan kata
'Memuliakan' (karramnaa): akar yang sama persis dengan kata yang dipakai Iblis secara sinis di 17:62 ('orang ini yang Engkau muliakan atasku'), di sini Allah sendiri menegaskan kembali kemuliaan itu, sebuah jawaban tersirat terhadap keluhan Iblis yang sudah didengar sebelumnya. 'Kelebihan yang nyata' (tafdiilan) dipertahankan tanpa merinci wujud spesifik kelebihan itu (akal, bahasa, dsb.) yang tidak disebut eksplisit dalam ayat ini.
Tafsiran
Ayat ini adalah salah satu pernyataan paling langsung tentang kedudukan manusia dalam Al-Qur'an, kemuliaan yang diberikan Allah kepada anak cucu Adam ditegaskan tanpa syarat keimanan atau amal tertentu di ayat ini, mencakup seluruh keturunan Adam secara umum, sebuah kelebihan atas banyak ciptaan lain yang disebutkan dalam empat bentuk konkret: kemuliaan, kemudahan bergerak, rezeki, dan keunggulan.
Renungan dan Hikmah
- Ayat ini menegaskan kemuliaan dasar seluruh anak cucu Adam tanpa embel-embel syarat iman atau kelompok tertentu, sebuah dasar martabat manusia yang universal, bukan eksklusif bagi golongan tertentu, relevan sebagai penyeimbang terhadap pembacaan yang mempersempit 'kemuliaan' Al-Qur'an hanya untuk kelompok yang menganggap dirinya benar.
- Akar 'memuliakan' yang sama dipakai Iblis secara sinis mempertanyakan Adam di 17:62 kini ditegaskan kembali oleh Allah sendiri secara langsung di sini, jawaban implisit yang menggunakan kata Iblis sendiri, menegaskan bahwa keberatan Iblis tidak mengubah kenyataan status yang sudah ditetapkan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
keluarga krm pemakaian diteruskan (mulia/memuliakan/dimuliakan, terjemahan lain konsisten); pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi krm/mjd: kariim diterjemahkan 'mulia' (takrif 'Sang Mulia' 82:6, 44:49; elatif akram diterjemahkan 'paling mulia' 96:3); majiid diterjemahkan 'luhur' (takrif 'Yang Luhur' 50:1, 85:15). Pembeda kitab: 56:77 kariim 'mulia' vs 85:21 majiid 'luhur'. Keluarga krm pemakaian diteruskan (memuliakan/dimuliakan); cabang-benda kariim didokumentasi (56:44). 'agung' tetap tercadang azhiim. of la'iim… A thing highly esteemed or prized; excellent, PRECIOUS'.