وَقُلْ رَبِّ أَدْخِلْنِي مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِي مُخْرَجَ صِدْقٍ وَاجْعَلْ لِي مِنْ لَدُنْكَ سُلْطَانًا نَصِيرًا

Dan katakanlah, “Tuhanku, masukkanlah aku dengan cara masuk yang benar, dan keluarkanlah aku dengan cara keluar yang benar, dan jadikanlah bagiku dari sisi-Mu wewenang yang menolong.”

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. وَقُلْ رَبِّ أَدْخِلْنِي مُدْخَلَ صِدْقٍwa-qul rabbi adkhilnii mudkhala sidqindan katakanlah, Tuhanku, masukkanlah aku dengan cara masuk yang benar
  2. وَأَخْرِجْنِي مُخْرَجَ صِدْقٍwa-akhrijnii mukhraja sidqindan keluarkanlah aku dengan cara keluar yang benar
  3. وَاجْعَلْ لِي مِنْ لَدُنْكَ سُلْطَانًا نَصِيرًاwa-j'al lii min ladunka sultaanan nasiirandan jadikanlah bagiku dari sisi-Mu wewenang yang menolong
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar q-w-l, r-b-b, d-kh-l, s-d-q, kh-r-j, j-'-l, l-d-n, s-l-t, n-s-r): mudkhala sidq / mukhraja sidq diterjemahkan 'cara masuk yang benar / cara keluar yang benar' (akar s-d-q); sultaanan nasiiran diterjemahkan 'sultaan (kekuatan/otoritas) yang menolong', akar s-l-t (putaran 82; di sini otoritas pemberian Allah). gloss '(Nabi Muhammad)/(ke tempat dan keadaan apa saja)' + footnote dibuang.

Aplikasi

Doa yang diajarkan eksplisit: 'masukkanlah aku dengan cara masuk yang benar, keluarkanlah aku dengan cara keluar yang benar', permohonan integritas konsisten dalam SETIAP transisi hidup, bukan hanya pada momen-momen besar tertentu. Konkretnya: memohon agar setiap transisi dalam hidup (memasuki tahap baru, meninggalkan situasi lama) dilakukan dengan cara yang jujur dan benar adalah doa praktis yang relevan diterapkan pada perubahan karier, hubungan, atau fase hidup apa pun.