وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الرُّوحِ ۖ قُلِ الرُّوحُ مِنْ أَمْرِ رَبِّي وَمَا أُوتِيتُمْ مِنَ الْعِلْمِ إِلَّا قَلِيلًا
Dan mereka bertanya kepadamu tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku, sedangkan kalian tidak diberi pengetahuan kecuali hanya sedikit.”
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الرُّوحِwa-yas'aluunaka 'ani r-ruuhidan mereka bertanya kepadamu tentang ruh
- قُلِ الرُّوحُ مِنْ أَمْرِ رَبِّيquli r-ruuhu min amri rabbiikatakanlah, ruh itu termasuk urusan Tuhanku
- وَمَا أُوتِيتُمْ مِنَ الْعِلْمِ إِلَّا قَلِيلًاwa-maa uutiitum mina l-'ilmi illaa qaliilansedangkan kalian tidak diberi pengetahuan kecuali hanya sedikit
Terjemahan per kata (14 kata)
- وَيَسْأَلُونَكَwa-yas'aluunakadan mereka bertanya kepadamu
- عَنِ'anitentang
- الرُّوحِr-ruuhiruh
- قُلِqulikatakanlah
- الرُّوحُr-ruuhuruh
- مِنْmindari
- أَمْرِamriurusan
- رَبِّيrabbiiTuhanku
- وَمَاwa-maadan tidaklah
- أُوتِيتُمْuutiitumkalian diberi
- مِنَminadari
- الْعِلْمِl-'ilmiilmu
- إِلَّاillaakecuali
- قَلِيلًاqaliilansedikit
Inti bacaan
Jawaban jujur atas pertanyaan tentang roh: 'kalian tidak diberi pengetahuan kecuali hanya sedikit', pengakuan terbuka tentang batas pengetahuan manusia, bahkan pada pertanyaan yang sangat mendasar tentang eksistensi sendiri. Konkretnya: menerima dengan jujur bahwa ada batas pengetahuan manusia terhadap misteri-misteri mendasar kehidupan (bukan berpura-pura tahu segalanya) adalah kerendahan hati intelektual yang sehat.
Penjelasan pilihan kata
'Ruh' (ar-ruuh): akar yang sama dengan facet 'roh yang ditiupkan ke Adam' (15:29), 'wahyu yang diturunkan malaikat' (16:2), dan 'Ruh Suci' (16:102); di sini dipakai secara umum tanpa penentuan facet spesifik, dan jawabannya secara sengaja tidak merinci, sebuah pengakuan tekstual eksplisit bahwa hakikat ruh berada di luar jangkauan pengetahuan manusia yang terbatas.
Tafsiran
Ayat ini unik dibanding facet-facet lain akar ruuh yang sudah dibahas: alih-alih menjelaskan, jawabannya justru menegaskan keterbatasan pengetahuan manusia itu sendiri, menjadikan pertanyaan tentang hakikat ruh sebagai salah satu batas epistemik yang diakui langsung oleh teks.
Renungan dan Hikmah
- Ayat ini adalah pengakuan tekstual langsung atas batas pengetahuan manusia, bukan kegagalan menjelaskan, melainkan penegasan bahwa sebagian hal memang berada di luar jangkauan akal manusia yang terbatas. Ini menjadi peringatan terhadap spekulasi berlebihan tentang hakikat ruh yang melampaui apa yang benar-benar bisa diketahui.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Ayat CAMPUR 2MS+2MP, tiap kemunculan orang-kedua diputus per tag morfologi corpus: 'sedangkan kamu tidak diberi pengetah…' diterjemahkan 2MP. Kata akar -l-m mengikuti profil terjemahan lain. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam',.