إِلَّا رَحْمَةً مِنْ رَبِّكَ ۚ إِنَّ فَضْلَهُ كَانَ عَلَيْكَ كَبِيرًا

Akan tetapi karena rahmat dari Tuhanmu, sesungguhnya karunia-Nya atasmu sangat besar.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. إِلَّا رَحْمَةً مِنْ رَبِّكَillaa rahmatan min rabbikaakan tetapi karena rahmat dari Tuhanmu
  2. إِنَّ فَضْلَهُ كَانَ عَلَيْكَ كَبِيرًاinna fadhlahu kaana 'alayka kabiiransesungguhnya karunia-Nya atasmu sangat besar

Terjemahan per kata (9 kata)

  1. إِلَّاillaakecuali
  2. رَحْمَةًrahmatanrahmat
  3. مِنْmindari
  4. رَبِّكَrabbikaTuhanmu
  5. إِنَّinnasesungguhnya
  6. فَضْلَهُfadhlahukarunia-Nya
  7. كَانَkaanaadalah
  8. عَلَيْكَ'alaykaatasmu
  9. كَبِيرًاkabiiranyang besar

Inti bacaan

Keberlanjutan Al-Qur'an dijelaskan murni sebagai 'rahmat', bukan hak yang harus diberikan, kerangka bersyukur atas sesuatu yang sesungguhnya bisa saja tidak ada, memperkuat rasa syukur yang lebih dalam.

Penjelasan pilihan kata

'Rahmat' (rahmah): secara leksikal bermakna pemberian, menjelaskan mengapa wahyu tidak dilenyapkan sebagaimana disebutkan sebagai kemungkinan di ayat sebelumnya, semata karena rahmat, bukan karena keharusan.

Tafsiran

Ayat ini menjawab langsung skenario hipotetis 17:86: wahyu tetap ada bukan karena kewajiban, melainkan murni karena rahmat dan karunia besar Allah, menegaskan bahwa keberlangsungan wahyu itu sendiri adalah nikmat yang tidak boleh dipandang remeh.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut hanya karena rahmat dari Tuhanmu wahyu itu tidak dilenyapkan. Bukan karena kelayakan. Yang menjaga sesuatu tetap ada disebut sebagai kasih sayang.
  • Dia menyebut karunia-Nya atasmu sangat besar. Kadarnya disebut. Sesudah menyebut kemungkinan yang mengerikan, yang ditegaskan justru besarnya pemberian.
  • Ayat sebelumnya menyebut Dia sanggup melenyapkan apa yang diwahyukan. Ini jawabannya. Kemampuan yang menakutkan langsung disusul keterangan bahwa ia tak dipakai.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “…adikan Al-Qur’an karena rahmat dari Tuhanmu. Sesungguhn…”.