Ayat 17:93
أَوْ يَكُونَ لَكَ بَيْتٌ مِنْ زُخْرُفٍ أَوْ تَرْقَىٰ فِي السَّمَاءِ وَلَنْ نُؤْمِنَ لِرُقِيِّكَ حَتَّىٰ تُنَزِّلَ عَلَيْنَا كِتَابًا نَقْرَؤُهُ ۗ قُلْ سُبْحَانَ رَبِّي هَلْ كُنْتُ إِلَّا بَشَرًا رَسُولًا
atau engkau memiliki sebuah rumah dari emas, atau engkau naik ke langit; dan kami tidak akan percaya kenaikanmu itu sampai engkau turunkan kepada kami sebuah kitab yang kami baca.” Katakanlah, “Mahasuci Tuhanku; bukankah aku ini hanya seorang manusia yang menjadi rasul?”
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- أَوْ يَكُونَ لَكَ بَيْتٌ مِنْ زُخْرُفٍ أَوْ تَرْقَىٰ فِي السَّمَاءِaw yakuuna laka baytun min zukhrufin aw tarqaa fii s-samaa'iatau engkau memiliki sebuah rumah dari emas, atau engkau naik ke langit
- وَلَنْ نُؤْمِنَ لِرُقِيِّكَ حَتَّىٰ تُنَزِّلَ عَلَيْنَا كِتَابًا نَقْرَؤُهُwa-lan nu'mina li-ruqiyyika hattaa tunazzila alaynaa kitaaban naqra'uhudan kami tidak akan percaya kenaikanmu itu sampai engkau turunkan kepada kami sebuah kitab yang kami baca
- قُلْ سُبْحَانَ رَبِّي هَلْ كُنْتُ إِلَّا بَشَرًا رَسُولًاqul subhaana rabbii hal kuntu illaa basharan rasuulankatakanlah, Mahasuci Tuhanku, bukankah aku ini hanya seorang manusia yang menjadi rasul
Aplikasi
Respons rendah hati di tengah tuntutan yang tidak masuk akal: 'Mahasuci Tuhanku; bukankah aku ini hanya seorang manusia yang menjadi rasul?', pengakuan jujur tentang keterbatasan peran sendiri, tanpa perlu membuktikan diri lewat mukjizat spektakuler yang dituntut secara sewenang-wenang. Konkretnya: menolak godaan membuktikan diri lewat pencapaian spektakuler yang dituntut orang lain secara sewenang-wenang, dan tetap jujur pada peran serta keterbatasan diri sendiri, adalah integritas yang lebih berharga daripada validasi eksternal.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar k-w-n, b-y-t, z-kh-r-f, r-q-y, s-m-w, a-m-n, n-z-l, k-t-b, q-r-a, q-w-l, s-b-h, r-b-b, b-sh-r, r-s-l): zukhruf diterjemahkan 'emas (hiasan)'; tarqaa/ruqiyy diterjemahkan 'naik/kenaikan' (akar r-q-y); basharan rasuulan diterjemahkan 'manusia yang menjadi rasul' (akar b-sh-r + akar r-s-l). gloss '(terbuat)/(Nabi Muhammad)' dibuang.
Ayat 17:94
وَمَا مَنَعَ النَّاسَ أَنْ يُؤْمِنُوا إِذْ جَاءَهُمُ الْهُدَىٰ إِلَّا أَنْ قَالُوا أَبَعَثَ اللَّهُ بَشَرًا رَسُولًا
Dan tidak ada yang menghalangi manusia untuk beriman ketika petunjuk datang kepada mereka, kecuali perkataan mereka, “Apakah Allah mengutus seorang manusia menjadi rasul?”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَمَا مَنَعَ النَّاسَ أَنْ يُؤْمِنُوا إِذْ جَاءَهُمُ الْهُدَىٰwa-maa mana'a n-naasa an yu'minuu idz jaa'ahumu l-hudaadan tidak ada yang menghalangi manusia untuk beriman ketika petunjuk datang kepada mereka
- إِلَّا أَنْ قَالُوا أَبَعَثَ اللَّهُ بَشَرًا رَسُولًاillaa an qaaluu a-ba'atsa llaahu basharan rasuulankecuali perkataan mereka, apakah Allah mengutus seorang manusia menjadi rasul
Aplikasi
Akar penolakan disingkap sederhana: 'Apakah Allah mengutus seorang manusia menjadi rasul?', keberatan mendasar terhadap kewajaran/kesederhanaan pembawa pesan, bukan terhadap isi pesannya sendiri, sebuah bias yang sering menghalangi penerimaan kebenaran dari sumber yang tampak biasa.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar m-n-', n-w-s, a-m-n, j-y-a, h-d-y, q-w-l, b-'-ts, a-l-h, b-sh-r, r-s-l): mana'a diterjemahkan 'menghalangi' (akar m-n-'); hudaa diterjemahkan 'petunjuk' (akar h-d-y HDY); ba'atha diterjemahkan 'mengutus' (akar b-'-ts); basharan rasuulan diterjemahkan 'manusia menjadi rasul'. Selaras.