قُلْ كَفَىٰ بِاللَّهِ شَهِيدًا بَيْنِي وَبَيْنَكُمْ ۚ إِنَّهُ كَانَ بِعِبَادِهِ خَبِيرًا بَصِيرًا

Katakanlah, “Cukuplah Allah menjadi saksi antara aku dan kalian. Sesungguhnya Dia waskita lagi melihat hamba-hamba-Nya.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. قُلْ كَفَىٰ بِاللَّهِ شَهِيدًا بَيْنِي وَبَيْنَكُمْqul kafaa bi-llaahi syahiidan baynii wa-baynakumkatakanlah, cukuplah Allah menjadi saksi antara aku dan kalian
  2. إِنَّهُ كَانَ بِعِبَادِهِ خَبِيرًا بَصِيرًاinnahu kaana bi-'ibaadihi khabiiran bashiiransesungguhnya Dia waskita lagi melihat hamba-hamba-Nya

Terjemahan per kata (11 kata)

  1. قُلْqulkatakanlah
  2. كَفَىٰkafaacukuplah
  3. بِاللَّهِbi-llaahipada Allah
  4. شَهِيدًاsyahiidansaksi
  5. بَيْنِيbayniiantaraku
  6. وَبَيْنَكُمْwa-baynakumdan antara kalian
  7. إِنَّهُinnahusesungguhnya Dia
  8. كَانَkaanaadalah
  9. بِعِبَادِهِbi-'ibaadihipada hamba-hamba-Nya
  10. خَبِيرًاkhabiiranwaskita
  11. بَصِيرًاbashiiranmelihat

Inti bacaan

Klaim disaksikan cukup oleh Allah sebagai 'saksi antara aku dan kalian', pembelaan diri yang tidak bergantung pada pengakuan manusia, melainkan pada kesaksian yang lebih menyeluruh dan adil.

Penjelasan pilihan kata

'Waskita lagi melihat' (khabiiran basiiran): pasangan sifat yang sama dengan 17:30, menegaskan pengetahuan Allah yang menyeluruh sebagai penutup argumen tentang perselisihan mengenai status kerasulan.

Tafsiran

Ayat ini menutup perdebatan tentang kelayakan rasul manusia dengan mengalihkan penilaian akhir kepada Allah sendiri sebagai saksi yang cukup: sebuah penutup yang membebaskan penerima wahyu dari kebutuhan meyakinkan setiap penentang secara langsung.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyuruh menyatakan cukuplah Dia menjadi saksi antara aku dan kalian. Kata cukup dipakai. Perdebatan tentang bukti ditutup dengan menunjuk saksi yang tak bisa dibantah.
  • Kesaksian Allah itu disebut antara kedua pihak. Bukan berpihak. Yang dipanggil menyaksikan keduanya, bukan membela salah satu.
  • Dua sifat yang menutupnya: waskita lagi melihat. Yang tersembunyi dan yang tampak. Saksi yang layak adalah yang mengetahui keduanya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

khabiir diterjemahkan 'waskita' (indefinit corpus, tanpa 'Maha'); kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; pasangan sebutan belum ditelaah (latiif/basiir) dipertahankan sementara. Konvensi xbr: khabiir diterjemahkan 'waskita' (45 ayat, SEMUA utk Allah; 39 indefinit diterjemahkan kecil tanpa Maha, 6 takrif diterjemahkan 'Sang Waskita'); khabar/akhbaar diterjemahkan 'kabar/berita' (kata serapan akar); khubr pemakaian diteruskan+catatan. Pembeda: aliim diterjemahkan 'berilmu' (formula aliimun khabiir 4× kini 'berilmu lagi waskita'); terjemahan lain MEMBELAH lema (Teliti 36 / Mengetahui-Mengenal 9). Kolisi mati terdokumentasi: batin (b-t-n 57:3), mengenal (-r-f), duga (=zhann!). makna kedua 'TRIED, TESTED, proved by EXPERIENCE'; khabiir = 'pengetahuan luas atas perkara batin, seperti shahiid atas perkara lahir'; Jangkar: khabiir = petani penggarap.