أَوَلَمْ يَرَوْا أَنَّ اللَّهَ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ قَادِرٌ عَلَىٰ أَنْ يَخْلُقَ مِثْلَهُمْ وَجَعَلَ لَهُمْ أَجَلًا لَا رَيْبَ فِيهِ فَأَبَى الظَّالِمُونَ إِلَّا كُفُورًا

Apakah mereka tidak memperhatikan bahwa Allah yang menciptakan langit dan bumi kuasa menciptakan yang serupa dengan mereka, dan menetapkan bagi mereka ajal yang tidak diragukan lagi? Maka orang-orang zalim itu menolak, kecuali kekufuran.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. أَوَلَمْ يَرَوْا أَنَّ اللَّهَ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ قَادِرٌ عَلَىٰ أَنْ يَخْلُقَ مِثْلَهُمْa-wa-lam yaraw anna llaaha lladzii khalaqa s-samaawaati wa-l-ardha qaadirun 'alaa an yakhluqa mitslahumapakah mereka tidak memperhatikan bahwa Allah yang menciptakan langit dan bumi kuasa menciptakan yang serupa dengan mereka
  2. وَجَعَلَ لَهُمْ أَجَلًا لَا رَيْبَ فِيهِwa-ja'ala lahum ajalan laa rayba fiihidan menetapkan bagi mereka ajal yang tidak diragukan lagi
  3. فَأَبَى الظَّالِمُونَ إِلَّا كُفُورًاfa-abaa zh-zhaalimuuna illaa kufuuranmaka orang-orang zalim itu menolak, kecuali kekufuran

Terjemahan per kata (23 kata)

  1. أَوَلَمْa-wa-lamdan tidakkah
  2. يَرَوْاyarawmereka melihat
  3. أَنَّannabahwa
  4. اللَّهَllaahaAllah
  5. الَّذِيlladziiyang
  6. خَلَقَkhalaqamenciptakan
  7. السَّمَاوَاتِs-samaawaatilangit
  8. وَالْأَرْضَwa-l-ardhadan bumi
  9. قَادِرٌqaadirunMahakuasa
  10. عَلَىٰ'alaaatas
  11. أَنْanuntuk
  12. يَخْلُقَyakhluqamenciptakan
  13. مِثْلَهُمْmitslahumseperti mereka
  14. وَجَعَلَwa-ja'aladan Dia menjadikan
  15. لَهُمْlahumbagi mereka
  16. أَجَلًاajalanajal
  17. لَاlaatidak
  18. رَيْبَraybakeraguan
  19. فِيهِfiihidi dalamnya
  20. فَأَبَىfa-abaamaka ia menolak
  21. الظَّالِمُونَzh-zhaalimuunaorang-orang zalim
  22. إِلَّاillaakecuali
  23. كُفُورًاkufuurankekufuran

Inti bacaan

Argumen logis lagi yang jelas: Pencipta langit dan bumi tentu 'kuasa menciptakan yang serupa dengan mereka', keraguan terhadap kebangkitan dipatahkan dengan perbandingan skala penciptaan yang jauh lebih besar dan sudah terbukti.

Penjelasan pilihan kata

'Kuasa' (qaadirun): facet dari akar qdr yang sama dengan 16:70/17:30, di sini kembali facet 'kemampuan/kekuasaan'. 'Menolak' (abaa): akar yang sama dengan 15:31 dan 17:89, konsisten menandai penolakan tegas.

Tafsiran

Ayat ini memberi jawaban logis final terhadap keraguan kebangkitan (17:49, 17:98): pencipta langit dan bumi jelas mampu menciptakan kembali yang jauh lebih sederhana, sebuah argumen yang sudah cukup jelas namun tetap ditolak oleh mereka yang memang bersikeras menolak.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut Yang menciptakan langit dan bumi kuasa menciptakan yang serupa dengan mereka. Perbandingan dari yang besar ke yang kecil. Yang sanggup mengerjakan yang berat tidak perlu dibuktikan sanggup mengerjakan yang ringan.
  • Allah menyebut Dia menetapkan bagi mereka ajal yang tidak diragukan lagi. Ada tenggatnya. Kepastian itu disebut di kalimat yang sama dengan kepastian kebangkitan.
  • Allah menutup dengan menyebut mereka menolak kecuali kekufuran. Sesudah dua keterangan yang terang. Yang menahan bukan lemahnya bukti, melainkan keengganan yang tak bergantung pada bukti.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain menggandakan 'Maha Kuasa' 2× padahal QAaDIR hanya SATU di ayat (yang kedua menerjemahkan ja'ala 'menetapkan', verba lain!) diterjemahkan 'kuasa menciptakan… dan menetapkan ajal' (duplikasi sebutan dibuang). Konvensi qdr: qaadir diterjemahkan 'kuasa'. qaadir (partisip) = yang kuasa/mampu; zona-qaaf.