وَلَقَدْ آتَيْنَا مُوسَىٰ تِسْعَ آيَاتٍ بَيِّنَاتٍ ۖ فَاسْأَلْ بَنِي إِسْرَائِيلَ إِذْ جَاءَهُمْ فَقَالَ لَهُ فِرْعَوْنُ إِنِّي لَأَظُنُّكَ يَا مُوسَىٰ مَسْحُورًا
Sungguh, Kami telah menganugerahkan kepada Musa sembilan tanda yang jelas. Maka tanyakanlah kepada Bani Israil ketika ia datang kepada mereka, lalu Firaun berkata kepadanya, “Sesungguhnya aku benar-benar menyangkamu, wahai Musa, terkena sihir.”
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَلَقَدْ آتَيْنَا مُوسَىٰ تِسْعَ آيَاتٍ بَيِّنَاتٍwa-la-qad aataynaa muusaa tis'a aayaatin bayyinaatinsungguh Kami telah menganugerahkan kepada Musa sembilan tanda yang jelas
- فَاسْأَلْ بَنِي إِسْرَائِيلَ إِذْ جَاءَهُمْfa-s'al banii israa'iila idz jaa'ahummaka tanyakanlah kepada Bani Israil ketika ia datang kepada mereka
- فَقَالَ لَهُ فِرْعَوْنُ إِنِّي لَأَظُنُّكَ يَا مُوسَىٰ مَسْحُورًاfa-qaala lahu fir'awnu innii la-azhunnuka yaa muusaa mashuuranlalu Firaun berkata kepadanya, sesungguhnya aku benar-benar menyangkamu, wahai Musa, terkena sihir
Terjemahan per kata (19 kata)
- وَلَقَدْwa-la-qaddan sungguh
- آتَيْنَاaataynaaKami memberikan
- مُوسَىٰmuusaaMusa
- تِسْعَtis'asembilan
- آيَاتٍaayaatintanda-tanda
- بَيِّنَاتٍbayyinaatinyang nyata
- فَاسْأَلْfa-s'almaka tanyakanlah
- بَنِيbaniiBani
- إِسْرَائِيلَisraa'iilaIsrail
- إِذْidzketika
- جَاءَهُمْjaa'ahumdatang kepada mereka
- فَقَالَfa-qaalamaka berkata
- لَهُlahubaginya
- فِرْعَوْنُfir'awnuFiraun
- إِنِّيinniisesungguhnya aku
- لَأَظُنُّكَla-azhunnukasungguh aku mengiramu
- يَاyaawahai
- مُوسَىٰmuusaaMusa
- مَسْحُورًاmashuuranorang yang tersihir
Inti bacaan
Sembilan tanda nyata diberikan kepada Musa, namun Fir'aun tetap menuduhnya 'terkena sihir', jumlah bukti yang banyak tidak otomatis mengalahkan penolakan yang sudah mengakar dalam hati, menegaskan lagi pola berulang tentang batas efektivitas bukti semata.
Penjelasan pilihan kata
'Tanda' (aayaat): terjemahan tetap tanpa pengecualian, di sini merujuk pada sembilan mukjizat spesifik yang diberikan kepada Musa. 'Terkena sihir' (mashuuran): akar yang sama dengan tuduhan serupa terhadap penerima wahyu di 15:15 dan 17:47, sebuah pola tuduhan yang berulang lintas generasi rasul.
Tafsiran
Ayat ini membuka kisah singkat Musa dan Firaun sebagai contoh sejarah tambahan: tuduhan sihir yang sama dilontarkan kepada Musa menegaskan bahwa pola penolakan terhadap rasul bersifat berulang sepanjang sejarah, bukan fenomena baru.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut sembilan tanda yang jelas, dan jawabannya tetap tuduhan sihir. Jumlahnya disebutkan dengan angka. Yang hendak ditunjukkan bukan sedikitnya bukti, melainkan bahwa menambah bukti bukan jawabannya.
- Yang diperintahkan bertanya kepada Bani Israil, bukan menerima begitu saja. Saksinya dipersilakan diperiksa. Kabar yang menyodorkan sendiri tempat pemeriksaannya tidak sedang meminta dipercaya buta.
- Kata yang dipakai Firaun aku benar-benar menyangkamu. Bukan aku mengetahui. Allah merekam bahwa yang dipakai menolak sembilan tanda cuma sebuah sangkaan, dan sangkaan itu diucapkan dengan nada sepasti pengetahuan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
akar a-y (aayah) diterjemahkan 'tanda'. Ayat ini termasuk 55 yang SENGAJA ditunda di rollout pertama karena terjemahan lain memakai 'bukti/mukjizat/keterangan', kata yang bisa menerjemahkan bayyinah/sultaan, bukan aayah. Diselesaikan setelah pemilahan per-LEMA (bukan akar: akar byn mencakup bayyinah/bayna/mubiin yang beda-beda) dan pembacaan teks per-ayat. Padanan pesaing (bayyinah/sultaan) SENGAJA dipertahankan, hanya aayah yang diganti. '