قَالَ لَقَدْ عَلِمْتَ مَا أَنْزَلَ هَٰؤُلَاءِ إِلَّا رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ بَصَائِرَ وَإِنِّي لَأَظُنُّكَ يَا فِرْعَوْنُ مَثْبُورًا

Ia menjawab, “Sungguh, engkau benar-benar telah mengetahui bahwa tidak ada yang menurunkan tanda-tanda itu kecuali Tuhan langit dan bumi sebagai bukti-bukti yang nyata. Dan sesungguhnya aku benar-benar menyangkamu, wahai Firaun, terlaknat.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. قَالَ لَقَدْ عَلِمْتَ مَا أَنْزَلَ هَٰؤُلَاءِ إِلَّا رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ بَصَائِرَqaala laqad alimta maa anzala haa'ulaa'i illaa rabbu s-samaawaati wa-l-ardi basaa'iraia menjawab, sungguh engkau benar-benar telah mengetahui bahwa tidak ada yang menurunkan tanda-tanda itu kecuali Tuhan langit dan bumi sebagai bukti-bukti yang nyata
  2. وَإِنِّي لَأَظُنُّكَ يَا فِرْعَوْنُ مَثْبُورًاwa-innii la-azhunnuka yaa fir'awnu matsbuurandan sesungguhnya aku benar-benar menyangkamu, wahai Firaun, terlaknat
Aplikasi

Musa membalas dengan pengamatan tajam: 'engkau benar-benar telah mengetahui', menyingkap bahwa penolakan Fir'aun bukan karena kurangnya bukti, melainkan penolakan yang disengaja meski tahu kebenarannya. Konkretnya: mengenali perbedaan antara ketidaktahuan genuine dan penolakan yang disengaja meski sebenarnya sudah memahami kebenaran adalah kejelian yang berguna saat menghadapi orang yang keras kepala terhadap fakta yang jelas.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

C3 passthrough: kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; orang-kedua ayat ini murni 2MS/2FS, '-mu/engkau' terjemahan lain SAH; lem catatan kaki dibuang bila ada. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = passthrough terjemahan lain (selaras). Lih..