وَبِالْحَقِّ أَنْزَلْنَاهُ وَبِالْحَقِّ نَزَلَ ۗ وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا مُبَشِّرًا وَنَذِيرًا

Dan dengan kebenaran Kami menurunkannya, dan dengan kebenaran ia turun; dan Kami tidak mengutusmu kecuali sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَبِالْحَقِّ أَنْزَلْنَاهُ وَبِالْحَقِّ نَزَلَwa-bi-l-haqqi anzalnaahu wa-bi-l-haqqi nazaladan dengan kebenaran Kami menurunkannya, dan dengan kebenaran ia turun
  2. وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا مُبَشِّرًا وَنَذِيرًاwa-maa arsalnaaka illaa mubasysyiran wa-nadziirandan Kami tidak mengutusmu kecuali sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan

Terjemahan per kata (9 kata)

  1. وَبِالْحَقِّwa-bi-l-haqqidan dengan kebenaran
  2. أَنْزَلْنَاهُanzalnaahuKami menurunkannya
  3. وَبِالْحَقِّwa-bi-l-haqqidan dengan kebenaran
  4. نَزَلَnazalaturun
  5. وَمَاwa-maadan tidaklah
  6. أَرْسَلْنَاكَarsalnaakaKami mengutusmu
  7. إِلَّاillaakecuali
  8. مُبَشِّرًاmubasysyiranpembawa kabar gembira
  9. وَنَذِيرًاwa-nadziirandan pemberi peringatan

Inti bacaan

Penegasan ganda 'dengan kebenaran' (baik saat diturunkan maupun saat diterima) dipasangkan dengan batasan peran Nabi: 'hanya sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan', kejujuran tentang proses transmisi dan kejelasan batas tanggung jawab yang dipikul.

Penjelasan pilihan kata

'Pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan' (mubashshiran wa-nadziiran): menegaskan lagi batas peran rasul, konsisten dengan tema 'penyampaian yang jelas' (balaagh) yang berulang sepanjang terjemahan ini.

Tafsiran

Ayat ini kembali menegaskan asal-usul wahyu yang sah (dengan kebenaran, bukan rekaan) sekaligus batas peran penerimanya: hanya penyampai kabar dan peringatan, bukan penentu hasil akhir penerimaan orang lain.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut dengan kebenaran Dia menurunkannya, dan dengan kebenaran ia turun. Dua kali. Yang dijamin bukan hanya isinya, melainkan juga perjalanannya sampai ke bawah.
  • Tugas yang Dia sebut pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan. Dua-duanya menyampaikan. Tak ada tugas ketiga yang menyangkut hasil.
  • Bentuk kalimatnya membatasi: tidak mengutusmu kecuali sebagai keduanya. Kata kecuali dipakai. Yang di luar dua itu bukan bagian dari pengutusannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar h-q-q, n-z-l, r-s-l, b-sh-r, n-dz-r): bi-l-haqq diterjemahkan 'dengan kebenaran' (akar h-q-q, 2×); mubashshir/nadhiir diterjemahkan 'pembawa kabar gembira/pemberi peringatan' (akar b-sh-r, akar n-dz-r), peran Nabi terbatas (sejalan tema balaagh). gloss '(Al-Qur'an)/(Nabi Muhammad)' + footnote dibuang.