وَقُرْآنًا فَرَقْنَاهُ لِتَقْرَأَهُ عَلَى النَّاسِ عَلَىٰ مُكْثٍ وَنَزَّلْنَاهُ تَنْزِيلًا

Dan bacaan itu Kami pisahkan agar engkau membacakannya kepada manusia secara perlahan, dan Kami menurunkannya secara bertahap.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. وَقُرْآنًا فَرَقْنَاهُ لِتَقْرَأَهُ عَلَى النَّاسِ عَلَىٰ مُكْثٍwa-qur'aanan faraqnaahu li-taqra'ahu alaa n-naasi alaa muktsindan bacaan itu Kami pisahkan agar engkau membacakannya kepada manusia secara perlahan
  2. وَنَزَّلْنَاهُ تَنْزِيلًاwa-nazzalnaahu tanziilandan Kami menurunkannya secara bertahap
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar q-r-a, f-r-q, n-w-s, m-k-ts, n-z-l): faraqnaahu diterjemahkan 'memisahkannya (menurunkan bertahap)' (akar f-r-q); taqra'ahu diterjemahkan 'membacakannya' (akar q-r-'); mukth diterjemahkan 'perlahan'; nazzalnaahu tanziilan diterjemahkan 'menurunkannya bertahap' (akar n-z-l). gloss '(Nabi Muhammad)' dibuang.

Aplikasi

Al-Qur'an diturunkan 'secara bertahap... agar dibacakan secara perlahan', proses penyampaian yang disengaja bertahap, menghormati kapasitas penerimaan manusia daripada membanjiri sekaligus. Konkretnya: menyampaikan pesan atau pengetahuan penting secara bertahap dan perlahan (bukan sekaligus membanjiri) menghormati kapasitas penerimaan pendengar dan meningkatkan pemahaman yang genuine, pola ini berlaku baik dalam mengajar maupun belajar.