بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Dengan nama Allah, Ar-Rahman, Sang Pengasih.

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَنْزَلَ عَلَىٰ عَبْدِهِ الْكِتَابَ وَلَمْ يَجْعَلْ لَهُ عِوَجًا

Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan Kitab kepada hamba-Nya, dan tidak menjadikan padanya kebengkokan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَنْزَلَ عَلَىٰ عَبْدِهِ الْكِتَابَal-hamdu li-llaahi lladzii anzala 'alaa 'abdihi l-kitaabasegala puji bagi Allah yang telah menurunkan Kitab kepada hamba-Nya
  2. وَلَمْ يَجْعَلْ لَهُ عِوَجًاwa-lam yaj'al lahu 'iwajandan tidak menjadikan padanya kebengkokan

Terjemahan per kata (11 kata)

  1. الْحَمْدُal-hamdusegala puji
  2. لِلَّهِli-llaahibagi Allah
  3. الَّذِيlladziiyang
  4. أَنْزَلَanzalamenurunkan
  5. عَلَىٰ'alaaatas
  6. عَبْدِهِ'abdihihamba-Nya
  7. الْكِتَابَl-kitaabaKitab
  8. وَلَمْwa-lamdan tidak
  9. يَجْعَلْyaj'almenjadikan
  10. لَهُlahubaginya
  11. عِوَجًا'iwajankebengkokan

Inti bacaan

Pembukaan Al-Kahf dengan pujian atas Kitab yang diturunkan 'tanpa sedikit pun kebengkokan', jaminan kelurusan dan konsistensi internal sebagai kualitas yang layak disyukuri sejak kalimat pertama.

Penjelasan pilihan kata

'Segala puji' (al-hamdu): bentuk istighraaq yang mencakup segala jenis pujian, konsisten dengan terjemahan di seluruh terjemahan ini. 'Kebengkokan' (iwaj): kata yang menandai penyimpangan/ketidaklurusan, di sini dinegasikan sepenuhnya, menegaskan kelurusan penuh Kitab yang diturunkan.

Tafsiran

Ayat pembuka surah ini menyatakan pujian atas Kitab yang diturunkan dengan sifat utama: bebas dari segala penyimpangan, sebuah kelurusan yang akan segera dijelaskan tujuannya di ayat berikutnya.

Renungan dan Hikmah

  • Allah membuka surah ini dengan pujian bagi-Nya yang menurunkan Kitab. Bukan yang menciptakan. Yang disyukuri lebih dahulu keterangan, bukan keberadaan.
  • Penerimanya disebut hamba-Nya. Bukan rasul-Nya. Sebutan yang dipilih justru yang paling merendahkan, pada kalimat yang memuji.
  • Allah menyebut Dia tidak menjadikan padanya kebengkokan. Berupa penyangkalan. Yang dijamin bukan kelebihannya, melainkan tak adanya yang menyimpang di dalamnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

keluarga hamd pemakaian diteruskan ('segala puji/memuji' terjemahan lain konsisten; al-hamdu = al- istighraaq dipertahankan); pasangan belum ditelaah (ghanii 'Maha Kaya') dipertahankan sementara. Konvensi hmd: hamiid diterjemahkan 'terpuji' (7 indefinit kecil) / 'Sang Terpuji' (10 takrif); hamd diterjemahkan 'puji' (al-hamdu 'segala puji' = istighraaq, pemakaian diteruskan); mahmuud 17:79 'tempat yang terpuji'; yuhmaduu 3:188 'dipuji'. Pembeda: shukr diterjemahkan 'mengganjar/bersyukur' (31:12 ayat dua-akar); wilayah 'terpuji' 100% milik akar ini di terjemahan lain (nol kolisi); 'mulia' DICADANGKAN kariim/majiid (11:73 hamiidun majiid).