أَمْ حَسِبْتَ أَنَّ أَصْحَابَ الْكَهْفِ وَالرَّقِيمِ كَانُوا مِنْ آيَاتِنَا عَجَبًا
Apakah engkau mengira bahwa para penghuni gua dan raqim benar-benar merupakan keajaiban di antara tanda-tanda Kami?
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- أَمْ حَسِبْتَ أَنَّ أَصْحَابَ الْكَهْفِ وَالرَّقِيمِam hasibta anna ashaaba l-kahfi wa-r-raqiimiapakah engkau mengira bahwa para penghuni gua dan raqim
- كَانُوا مِنْ آيَاتِنَا عَجَبًاkaanuu min aayaatinaa 'ajabanbenar-benar merupakan keajaiban di antara tanda-tanda Kami
Terjemahan per kata (10 kata)
- أَمْamatau
- حَسِبْتَhasibtaengkau mengira
- أَنَّannabahwa
- أَصْحَابَashaabagolongan
- الْكَهْفِl-kahfigua
- وَالرَّقِيمِwa-r-raqiimidan Raqim
- كَانُواkaanuumereka adalah
- مِنْmindari
- آيَاتِنَاaayaatinaatanda-tanda Kami
- عَجَبًا'ajabanyang mengherankan
Inti bacaan
Pembukaan kisah Ashabul Kahfi (penghuni gua) sebagai salah satu 'keajaiban di antara tanda-tanda Kami', pengantar yang mengundang perhatian khusus terhadap kisah yang akan mengandung pelajaran penting.
Penjelasan pilihan kata
'Raqim': kata yang maknanya tidak dirinci teks ini sendiri, secara tradisional dikaitkan dengan prasasti atau catatan tertulis, dipertahankan sebagai istilah yang menyertai 'penghuni gua' tanpa penjelasan tambahan yang tidak tertulis. 'Tanda-tanda' (aayaat): terjemahan tetap tanpa pengecualian.
Tafsiran
Ayat ini membuka kisah para penghuni gua dengan pertanyaan retoris yang menyiratkan bahwa kisah ini, meski luar biasa, bukanlah tanda paling menakjubkan dibanding tanda-tanda Allah lainnya: sebuah pembingkaian sebelum kisah lengkap diceritakan.
Renungan dan Hikmah
- Allah bertanya apakah kisah gua itu dianggap keajaiban di antara tanda-tanda-Nya. Bentuknya pertanyaan. Sebelum kisahnya dimulai, ukurannya sudah diletakkan.
- Kisah itu Dia tempatkan di antara tanda-tanda-Nya yang lain. Bukan di atasnya. Yang luar biasa bagi pendengar berada di deret yang sama dengan matahari yang terbit tiap pagi.
- Allah meletakkan pertanyaan ini sebelum kisahnya, bukan sesudah. Cara membacanya disiapkan lebih dahulu. Yang hendak diambil dari kisah itu bukan takjubnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.