إِذْ أَوَى الْفِتْيَةُ إِلَى الْكَهْفِ فَقَالُوا رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا

Ketika pemuda-pemuda itu berlindung ke dalam gua, lalu mereka berkata, “Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, dan mudahkanlah bagi kami petunjuk untuk urusan kami.”

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. إِذْ أَوَى الْفِتْيَةُ إِلَى الْكَهْفِidz awaa l-fityatu ilaa l-kahfiketika pemuda-pemuda itu berlindung ke dalam gua
  2. فَقَالُوا رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةًfa-qaaluu rabbanaa aatinaa min ladunka rahmatanlalu mereka berkata, Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu
  3. وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًاwa-hayyi' lanaa min amrinaa rasyadandan mudahkanlah bagi kami petunjuk untuk urusan kami

Terjemahan per kata (16 kata)

  1. إِذْidzketika
  2. أَوَىawaaberlindung
  3. الْفِتْيَةُl-fityatupara pemuda
  4. إِلَىilaakepada
  5. الْكَهْفِl-kahfigua
  6. فَقَالُواfa-qaaluulalu mereka berkata
  7. رَبَّنَاrabbanaaTuhan kami
  8. آتِنَاaatinaaberikanlah kepada kami
  9. مِنْmindari
  10. لَدُنْكَladunkasisi-Mu
  11. رَحْمَةًrahmatanrahmat
  12. وَهَيِّئْwa-hayyi'dan sediakanlah
  13. لَنَاlanaabagi kami
  14. مِنْmindari
  15. أَمْرِنَاamrinaaurusan Kami
  16. رَشَدًاrasyadankebenaran

Inti bacaan

Doa singkat namun mendalam para pemuda: 'anugerahkanlah rahmat dari sisi-Mu dan mudahkanlah bagi kami petunjuk untuk segala urusan kami', permohonan yang komprehensif namun sederhana, mencakup baik kasih sayang maupun panduan praktis. Konkretnya: doa yang menggabungkan permohonan kasih sayang dan panduan praktis untuk urusan sehari-hari adalah model doa yang seimbang, tidak hanya berfokus pada aspek spiritual abstrak, tetapi juga kebutuhan nyata menjalani hidup.

Penjelasan pilihan kata

'Rahmat' (rahmah): secara leksikal bermakna pemberian, konsisten dipertahankan di seluruh terjemahan ini. 'Petunjuk' (rashad): akar berbeda dari 'petunjuk' (hudaa) yang lebih umum dipakai, menandai facet petunjuk yang lebih spesifik ke arah kebenaran dan kebaikan praktis.

Tafsiran

Ayat ini memulai kisah para pemuda dengan doa mereka saat berlindung ke gua, permohonan ganda: rahmat dan kemudahan menemukan jalan yang benar dalam situasi genting yang mereka hadapi.

Renungan dan Hikmah

  • Doa mereka menyebut dua hal, dan yang pertama rahmat dari sisi Allah, bukan petunjuk. Orang yang sedang terdesak biasanya lebih dulu meminta jalan keluar. Mereka meminta kasih-Nya lebih dulu, dan baru sesudah itu arah.
  • Permintaan kedua bukan agar ditunjukkan jalan, melainkan agar Allah 'memudahkan bagi kami petunjuk'. Yang diminta bukan keterangannya, melainkan kesanggupan menempuhnya. Sebagian besar orang tidak tersesat karena tak tahu arah, melainkan karena arah yang diketahuinya terasa mustahil dijalani.
  • Kalimat itu diucapkan sesudah mereka masuk ke gua, bukan sebelum memutuskan pergi. Mereka mengambil langkah lebih dulu, baru meminta dimudahkan. Doa di sini menyertai tindakan, bukan menggantikannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “…ugerahkanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu dan mudahka…”. Dalam ayat ini, 'rahmah' indefinit (tanpa kata sandang).