ثُمَّ بَعَثْنَاهُمْ لِنَعْلَمَ أَيُّ الْحِزْبَيْنِ أَحْصَىٰ لِمَا لَبِثُوا أَمَدًا

Kemudian Kami bangunkan mereka supaya Kami mengetahui manakah di antara dua golongan itu yang lebih tepat menghitung berapa lama mereka tinggal.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. ثُمَّ بَعَثْنَاهُمْ لِنَعْلَمَtsumma ba'atsnaahum li-na'lamakemudian Kami bangunkan mereka supaya Kami mengetahui
  2. أَيُّ الْحِزْبَيْنِ أَحْصَىٰ لِمَا لَبِثُوا أَمَدًاayyu l-hizbayni ahshaa li-maa labitsuu amadanmanakah di antara dua golongan itu yang lebih tepat menghitung berapa lama mereka tinggal

Terjemahan per kata (9 kata)

  1. ثُمَّtsummakemudian
  2. بَعَثْنَاهُمْba'atsnaahumKami membangkitkan mereka
  3. لِنَعْلَمَli-na'lamaagar Kami mengetahui
  4. أَيُّayyumanakah
  5. الْحِزْبَيْنِl-hizbaynidua golongan
  6. أَحْصَىٰahshaalebih menghitung
  7. لِمَاli-maabagi apa yang
  8. لَبِثُواlabitsuumereka tinggal
  9. أَمَدًاamadanmasa

Inti bacaan

Tujuan dibangunkannya kembali dijelaskan sebagai ujian pengetahuan: 'mengetahui manakah di antara dua golongan itu yang lebih tepat dalam menghitung', bahkan detail teknis seperti perhitungan waktu menjadi bagian dari pembelajaran dan pengujian yang bermakna.

Penjelasan pilihan kata

'Dua golongan' (al-hizbayni): merujuk pada dua kelompok yang akan berselisih pendapat tentang lama waktu tidur para pemuda itu, sebuah perselisihan yang akan dijelaskan di ayat-ayat berikutnya.

Tafsiran

Ayat ini menjelaskan tujuan di balik kebangkitan mereka, bukan sekadar mengakhiri tidur, melainkan menjadi ujian pemahaman bagi orang-orang di sekitar mereka tentang berapa lama sesungguhnya mereka tertidur.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut Dia membangunkan mereka supaya diketahui golongan mana yang lebih tepat menghitung lamanya. Yang diuji hitungan. Sesudah tidur tiga abad, yang dipersoalkan justru perkiraan waktu.
  • Allah menyebut dua golongan di antara mereka. Berbeda pendapat. Perselisihan tentang hal yang tak bisa mereka ketahui muncul di antara orang yang sama-sama baru bangun.
  • Frasa supaya Kami mengetahui dipakai. Bukan karena Dia belum tahu. Yang diwujudkan bukan pengetahuan-Nya, melainkan kenyataan yang bisa disaksikan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; tanpa orang-kedua. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).