هَٰؤُلَاءِ قَوْمُنَا اتَّخَذُوا مِنْ دُونِهِ آلِهَةً ۖ لَوْلَا يَأْتُونَ عَلَيْهِمْ بِسُلْطَانٍ بَيِّنٍ ۖ فَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرَىٰ عَلَى اللَّهِ كَذِبًا
Mereka itu kaum kami yang mengambil tuhan-tuhan selain Dia; mengapa mereka tidak mendatangkan atas tuhan-tuhan itu keterangan yang nyata? Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan kedustaan terhadap Allah?
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- هَٰؤُلَاءِ قَوْمُنَا اتَّخَذُوا مِنْ دُونِهِ آلِهَةًhaa'ulaa'i qawmunaa ttakhadzuu min duunihi aalihatanmereka itu kaum kami yang mengambil tuhan-tuhan selain Dia
- لَوْلَا يَأْتُونَ عَلَيْهِمْ بِسُلْطَانٍ بَيِّنٍlawlaa ya'tuuna alayhim bi-sultaanin bayyininmengapa mereka tidak mendatangkan atas tuhan-tuhan itu keterangan yang nyata
- فَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرَىٰ عَلَى اللَّهِ كَذِبًاfa-man azhlamu mimmani ftaraa alaa llaahi kadzibanmaka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan kedustaan terhadap Allah
Aplikasi
Para pemuda menantang kaumnya dengan pertanyaan logis: 'mengapa mereka tidak mendatangkan sultaan (bukti otoritas) yang nyata?', tuntutan bukti yang wajar diajukan terhadap klaim penyembahan berhala, standar rasionalitas yang sama diterapkan konsisten pada semua klaim.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-m, a-kh-dz, d-w-n, a-l-h, a-t-y, s-l-t, b-y-n, zh-l-m, f-r-y, k-dz-b): aalihah diterjemahkan 'tuhan-tuhan' (jamak ilaah); lawlaa ya'tuuna…bi-sultaan bayyin diterjemahkan 'mengapa mereka tidak mendatangkan sultaan (hujah/bukti) yang nyata', akar s-l-t (putaran 82; menuntut BUKTI bagi tuhan palsu, gema haatuu burhaanakum); iftaraa alaa llaah kadhiban diterjemahkan 'mengada-adakan kedustaan terhadap Allah' (akar f-r-y). gloss '(Salah seorang…)/(untuk disembah)/(tentang kepercayaan mereka)' dibuang.