إِنَّهُمْ إِنْ يَظْهَرُوا عَلَيْكُمْ يَرْجُمُوكُمْ أَوْ يُعِيدُوكُمْ فِي مِلَّتِهِمْ وَلَنْ تُفْلِحُوا إِذًا أَبَدًا

Sesungguhnya jika mereka menangkap kalian, mereka akan melempari kalian dengan batu, atau memaksa kalian kembali kepada millah mereka. Jika demikian, niscaya kalian tidak akan beruntung selama-lamanya.”

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. إِنَّهُمْ إِنْ يَظْهَرُوا عَلَيْكُمْ يَرْجُمُوكُمْinnahum in yazhharuu 'alaykum yarjumuukumsesungguhnya jika mereka menangkap kalian, mereka akan melempari kalian dengan batu
  2. أَوْ يُعِيدُوكُمْ فِي مِلَّتِهِمْaw yu'iiduukum fii millatihimatau memaksa kalian kembali kepada millah mereka
  3. وَلَنْ تُفْلِحُوا إِذًا أَبَدًاwa-lan tuflihuu idzan abadanjika demikian, niscaya kalian tidak akan beruntung selama-lamanya

Terjemahan per kata (13 kata)

  1. إِنَّهُمْinnahumsesungguhnya mereka
  2. إِنْinjika
  3. يَظْهَرُواyazhharuumereka menang
  4. عَلَيْكُمْ'alaykumatas kalian
  5. يَرْجُمُوكُمْyarjumuukummereka merajam kalian
  6. أَوْawatau
  7. يُعِيدُوكُمْyu'iiduukummereka mengembalikan kalian
  8. فِيfiikepada
  9. مِلَّتِهِمْmillatihimagama mereka
  10. وَلَنْwa-landan tidak akan
  11. تُفْلِحُواtuflihuukalian beruntung
  12. إِذًاidzanjika demikian
  13. أَبَدًاabadanselamanya

Inti bacaan

Kesadaran risiko nyata diungkapkan terus terang: 'jika mereka menangkap kalian, mereka akan melempari kalian dengan batu atau memaksa kembali kepada millah mereka', pengakuan jujur atas konsekuensi berat dari mempertahankan keyakinan, bukan meremehkan bahayanya.

Penjelasan pilihan kata

'Millah': dipertahankan sebagai kata Arab tersendiri, bukan diterjemahkan 'agama', untuk menjaga perbedaan dari 'pertanggungjawaban' (diin); millah secara spesifik menandai kredo/jalan keyakinan-praktik tertentu yang diikuti suatu kelompok.

Tafsiran

Ayat ini menutup dialog para pemuda dengan penjelasan bahaya nyata yang mereka hadapi: ancaman fisik dan tekanan memaksa kembali ke keyakinan lama, sebuah risiko yang mereka pahami penuh sebelum memutuskan bersembunyi.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam kekhawatiran mereka: dilempari batu atau dipaksa kembali kepada millah mereka. Dua-duanya disebut. Yang kedua ditakuti lebih daripada yang pertama.
  • Allah menyusun urutannya sehingga yang berujung pada tidak beruntung selama-lamanya adalah yang kedua. Bukan yang mematikan. Kehilangan keyakinan disebut lebih berat daripada kehilangan nyawa.
  • Allah merekam mereka memakai kata selama-lamanya. Ukuran waktu yang paling panjang. Perbandingan antara bahaya sesaat dan kerugian tanpa ujung diucapkan oleh pemuda-pemuda yang sedang bersembunyi.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain menerjemahkan millah sbg 'agama', menyamakannya dgn diin. terjemahan ini memisahkan keduanya utk menjaga presisi: 'millah' (kredo/jalan) ≠ 'pertanggungjawaban' (diin). Rollout millah (15 ayat akar m-l-l). Mempertahankan 'millah' menegakkan distingsi leksikal dari diin (Prinsip #1 konsistensi). PASS: berbasis terjemahan lain edisi terkini dgn 'agama'(millah) diterjemahkan 'millah'. Millah (akar m-l-h, akar m-l-l; lemma corpus 'mil~ap'). Entri millah memang tipis krn م ada setelah qaaf, justru itu alasan kata serapan 'millah' dipertahankan. Diverifikasi corpus Leeds (root mll = 15 ayat millah, terpisah dari verba yumill 'mendiktekan' di 2:282). Konvensi terjemahan ini: millah DIPERTAHANKAN sbg kata Arab (kata serapan, spt 'salat'), DIBEDAKAN dari diin='pertanggungjawaban'. Millah = jalan/kredo keyakinan-praktik yg diikuti; diin = relasi/sistem pertanggungjawaban.