وَلَا تَقُولَنَّ لِشَيْءٍ إِنِّي فَاعِلٌ ذَٰلِكَ غَدًا

Dan janganlah sekali-kali engkau mengatakan terhadap sesuatu, “Sesungguhnya aku akan melakukan itu besok,”

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. وَلَا تَقُولَنَّ لِشَيْءٍ إِنِّي فَاعِلٌ ذَٰلِكَ غَدًاwa-laa taquulanna li-syay'in innii faa'ilun dzaalika ghadandan janganlah sekali-kali engkau mengatakan terhadap sesuatu, sesungguhnya aku akan melakukan itu besok

Terjemahan per kata (7 kata)

  1. وَلَاwa-laadan janganlah
  2. تَقُولَنَّtaquulannaengkau berkata
  3. لِشَيْءٍli-syay'interhadap sesuatu
  4. إِنِّيinniisesungguhnya aku
  5. فَاعِلٌfaa'ilunyang melakukan
  6. ذَٰلِكَdzaalikaitu
  7. غَدًاghadanesok

Inti bacaan

Larangan tegas: 'janganlah sekali-kali engkau mengatakan. aku akan melakukan itu besok' tanpa syarat, pengakuan jujur tentang ketidakpastian masa depan dan batas kendali manusia atas apa yang akan terjadi.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini membuka perintah tentang kerendahan hati dalam berbicara tentang masa depan, sebuah pengingat yang akan dilengkapi pengecualiannya di ayat berikutnya.

Tafsiran

Ayat ini menyisipkan prinsip etika baru: larangan memastikan tindakan masa depan tanpa syarat, sebuah pengingat akan keterbatasan manusia dalam mengendalikan apa yang akan terjadi.

Renungan dan Hikmah

  • Allah melarang mengatakan aku akan melakukan itu besok. Tanpa syarat. Yang dilarang bukan berencana, melainkan memastikan.
  • Cakupannya disebut terhadap sesuatu. Apa saja. Tak ada perkara yang cukup kecil untuk dikecualikan.
  • Allah menyisipkan aturan ini di tengah kisah para pemuda. Berpindah tiba-tiba. Cerita berhenti sejenak untuk satu perkara tentang cara berbicara.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, sh-y-a, f-'-l, gh-d-w): faa'il diterjemahkan 'melakukan' (akar f-'-l); ghadan diterjemahkan 'besok'. Selaras.