وَاصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ ۖ وَلَا تَعْدُ عَيْنَاكَ عَنْهُمْ تُرِيدُ زِينَةَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَلَا تُطِعْ مَنْ أَغْفَلْنَا قَلْبَهُ عَنْ ذِكْرِنَا وَاتَّبَعَ هَوَاهُ وَكَانَ أَمْرُهُ فُرُطًا

Dan sabarkanlah dirimu bersama orang-orang yang menyeru Tuhan mereka pada pagi dan petang, mengharapkan wajah-Nya, dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka karena menginginkan perhiasan kehidupan dunia, dan janganlah engkau menaati orang yang hatinya Kami lalaikan dari mengingat Kami, dan yang mengikuti hawa nafsunya, dan keadaannya melampaui batas.

Terjemahan bertahap (5 jeda)
  1. وَاصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّwa-sbir nafsaka ma'a lladziina yad'uuna rabbahum bi-l-ghadaati wa-l-ashiyyidan sabarkanlah dirimu bersama orang-orang yang menyeru Tuhan mereka pada pagi dan petang
  2. يُرِيدُونَ وَجْهَهُyuriiduuna wajhahumengharapkan wajah-Nya
  3. وَلَا تَعْدُ عَيْنَاكَ عَنْهُمْ تُرِيدُ زِينَةَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَاwa-laa ta'du aynaaka anhum turiidu ziinata l-hayaati d-dunyaadan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka karena menginginkan perhiasan kehidupan dunia
  4. وَلَا تُطِعْ مَنْ أَغْفَلْنَا قَلْبَهُ عَنْ ذِكْرِنَاwa-laa tuti' man aghfalnaa qalbahu an dzikrinaadan janganlah engkau menaati orang yang hatinya Kami lalaikan dari mengingat Kami
  5. وَاتَّبَعَ هَوَاهُ وَكَانَ أَمْرُهُ فُرُطًاwa-ttaba'a hawaahu wa-kaana amruhu furutandan yang mengikuti hawa nafsunya, dan keadaannya melampaui batas
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar s-b-r, n-f-s, d-'-w, r-b-b, gh-d-w, '-sh-w, r-w-d, w-j-h, '-d-w, '-y-n, z-y-n, h-y-y, d-n-w, t-w-', gh-f-l, q-l-b, dz-k-r, t-b-', h-w-y, k-w-n, a-m-r, f-r-t): isbir nafsaka diterjemahkan 'sabarkanlah dirimu' (akar s-b-r + akar n-f-s); yad'uuna diterjemahkan 'menyeru' (akar d-'-w); yuriiduuna wajhah diterjemahkan 'mengharapkan WAJAH-Nya', akar w-j-h (putaran WJH; terjemahan lain 'keridaan-Nya', terjemahan ini menjaga 'wajah' harfiah, spt 6:52/2:272); laa tuti' diterjemahkan 'jangan menaati' (akar t-w-' putaran 58); aghfalnaa qalbahu diterjemahkan 'Kami lalaikan hatinya' (akar gh-f-l + akar q-l-b); ittaba'a hawaahu diterjemahkan 'mengikuti hawa nafsunya' (akar h-w-y).

Aplikasi

Instruksi penting: 'sabarkanlah dirimu bersama orang-orang yang menyeru Tuhan mereka' dan jangan berpaling mencari 'perhiasan kehidupan dunia', nilai kebersamaan dengan komunitas yang tulus lebih diutamakan daripada daya tarik status atau kekayaan sesaat. Konkretnya: secara sadar memilih tetap dekat dengan komunitas yang tulus dalam pencarian spiritual (meski secara materi kurang menarik) daripada tergoda meninggalkan mereka demi asosiasi yang lebih 'berkilau' secara duniawi adalah pilihan yang perlu dijaga aktif.