وَقُلِ الْحَقُّ مِنْ رَبِّكُمْ ۖ فَمَنْ شَاءَ فَلْيُؤْمِنْ وَمَنْ شَاءَ فَلْيَكْفُرْ ۚ إِنَّا أَعْتَدْنَا لِلظَّالِمِينَ نَارًا أَحَاطَ بِهِمْ سُرَادِقُهَا ۚ وَإِنْ يَسْتَغِيثُوا يُغَاثُوا بِمَاءٍ كَالْمُهْلِ يَشْوِي الْوُجُوهَ ۚ بِئْسَ الشَّرَابُ وَسَاءَتْ مُرْتَفَقًا

Dan katakanlah, “Kebenaran itu dari Tuhan kalian; maka siapa yang menghendaki, hendaklah ia beriman, dan siapa yang menghendaki, biarlah ia kufur.” Sesungguhnya Kami sediakan bagi orang-orang zalim api neraka yang dindingnya mengepung mereka; dan jika mereka meminta pertolongan, mereka diberi air seperti cairan besi mendidih yang menghanguskan wajah-wajah; seburuk-buruk minuman dan tempat istirahat yang paling buruk.

Terjemahan bertahap (5 jeda)

  1. وَقُلِ الْحَقُّ مِنْ رَبِّكُمْwa-quli l-haqqu min rabbikumdan katakanlah, kebenaran itu dari Tuhan kalian
  2. فَمَنْ شَاءَ فَلْيُؤْمِنْ وَمَنْ شَاءَ فَلْيَكْفُرْfa-man syaa'a fa-l-yu'min wa-man syaa'a fa-l-yakfurmaka siapa yang menghendaki, hendaklah ia beriman, dan siapa yang menghendaki, biarlah ia kufur
  3. إِنَّا أَعْتَدْنَا لِلظَّالِمِينَ نَارًا أَحَاطَ بِهِمْ سُرَادِقُهَاinnaa a'tadnaa li-zh-zhaalimiina naaran ahaatha bihim suraadiquhaasesungguhnya Kami sediakan bagi orang-orang zalim api neraka yang dindingnya mengepung mereka
  4. وَإِنْ يَسْتَغِيثُوا يُغَاثُوا بِمَاءٍ كَالْمُهْلِ يَشْوِي الْوُجُوهَwa-in yastaghiitsuu yughaatsuu bi-maa'in ka-l-muhli yasywii l-wujuuhadan jika mereka meminta pertolongan, mereka diberi air seperti cairan besi mendidih yang menghanguskan wajah-wajah
  5. بِئْسَ الشَّرَابُ وَسَاءَتْ مُرْتَفَقًاbi'sa sy-syaraabu wa-saa'at murtafaqanseburuk-buruk minuman dan tempat istirahat yang paling buruk

Terjemahan per kata (28 kata)

  1. وَقُلِwa-qulidan katakanlah
  2. الْحَقُّl-haqqukebenaran
  3. مِنْmindari
  4. رَبِّكُمْrabbikumTuhan kalian
  5. فَمَنْfa-manmaka orang yang
  6. شَاءَsyaa'amenghendaki
  7. فَلْيُؤْمِنْfa-l-yu'minmaka hendaklah ia beriman
  8. وَمَنْwa-mandan orang yang
  9. شَاءَsyaa'amenghendaki
  10. فَلْيَكْفُرْfa-l-yakfurmaka hendaklah ia kufur
  11. إِنَّاinnaasesungguhnya Kami
  12. أَعْتَدْنَاa'tadnaaKami menyediakan
  13. لِلظَّالِمِينَli-zh-zhaalimiinabagi orang-orang zalim
  14. نَارًاnaaranapi
  15. أَحَاطَahaathameliputi
  16. بِهِمْbihimpada mereka
  17. سُرَادِقُهَاsuraadiquhaagejolaknya
  18. وَإِنْwa-indan jika
  19. يَسْتَغِيثُواyastaghiitsuumereka meminta pertolongan
  20. يُغَاثُواyughaatsuumereka meminta tolong
  21. بِمَاءٍbi-maa'indengan air
  22. كَالْمُهْلِka-l-muhliseperti cairan logam
  23. يَشْوِيyasywiimenghanguskan
  24. الْوُجُوهَl-wujuuhawajah
  25. بِئْسَbi'saseburuk-buruk
  26. الشَّرَابُsy-syaraabuminuman
  27. وَسَاءَتْwa-saa'atdan seburuk-buruk
  28. مُرْتَفَقًاmurtafaqantempat istirahat

Inti bacaan

Pernyataan kebebasan memilih yang tegas: 'siapa yang menghendaki, hendaklah ia beriman; siapa yang menghendaki, biarlah ia kufur', otonomi pilihan dihormati sepenuhnya, disertai konsekuensi yang digambarkan jelas tanpa ambiguitas bagi yang memilih jalan zalim.

Penjelasan pilihan kata

'Siapa yang menghendaki, hendaklah ia beriman...biarlah ia kufur': pernyataan yang sama dengan prinsip 17:107, menegaskan bahwa pilihan beriman atau kufur sepenuhnya berada di tangan manusia, bukan dipaksakan.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan kebebasan penuh manusia memilih beriman atau kufur, lalu segera menjelaskan konsekuensi konkret bagi yang memilih kezaliman: sebuah gambaran yang tegas namun tetap menempatkan pilihan itu sebagai keputusan pribadi, bukan takdir yang dipaksakan.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyuruh mengatakan kebenaran itu dari Tuhan kalian. Sumbernya disebut sebelum pilihan. Yang ditawarkan bukan pendapat yang bisa ditimbang setara dengan pendapat lain.
  • Allah mempersilakan keduanya dengan kalimat berbentuk sama. Pilihannya diserahkan. Yang tidak diserahkan akibatnya, dan itu disebut di kalimat berikutnya.
  • Allah menggambarkan api yang dindingnya mengepung mereka. Bukan api yang menyala di hadapan. Kebebasan memilih yang tadi diberikan berujung pada gambaran tentang tak adanya jalan keluar.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, h-q-q, r-b-b, sh-y-a, a-m-n, k-f-r, '-t-d, zh-l-m, n-w-r, h-w-t, s-r-d-q, gh-w-ts, m-w-h, m-h-l, sh-w-y, w-j-h, b-a-s, sh-r-b, s-w-a, r-f-q): al-haqq min rabbikum fa-man shaa'a fal-yu'min wa man shaa'a fal-yakfur diterjemahkan 'kebenaran dari Tuhan kalian; siapa mau beriman, siapa mau kufur' (kebebasan-pilihan manusia); ahaata diterjemahkan 'mengepung' (akar h-w-t); yashwii l-wujuuh diterjemahkan 'menghanguskan wajah-wajah' (akar sh-w-y + akar w-j-h WJH). gloss '(Nabi Muhammad)/(beriman)/(kufur)/(dengan meminta minum)' dibuang.