وَاضْرِبْ لَهُمْ مَثَلًا رَجُلَيْنِ جَعَلْنَا لِأَحَدِهِمَا جَنَّتَيْنِ مِنْ أَعْنَابٍ وَحَفَفْنَاهُمَا بِنَخْلٍ وَجَعَلْنَا بَيْنَهُمَا زَرْعًا
Dan buatkanlah bagi mereka perumpamaan, dua orang laki-laki; Kami beri salah satunya dua kebun anggur, dan Kami kelilingi keduanya dengan pohon-pohon kurma, dan Kami buatkan di antara keduanya ladang.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَاضْرِبْ لَهُمْ مَثَلًا رَجُلَيْنِwa-dhrib lahum matsalan rajulaynidan buatkanlah bagi mereka perumpamaan, dua orang laki-laki
- جَعَلْنَا لِأَحَدِهِمَا جَنَّتَيْنِ مِنْ أَعْنَابٍja'alnaa li-ahadihimaa jannatayni min a'naabinKami beri salah satunya dua kebun anggur
- وَحَفَفْنَاهُمَا بِنَخْلٍ وَجَعَلْنَا بَيْنَهُمَا زَرْعًاwa-hafafnaahumaa bi-nakhlin wa-ja'alnaa baynahumaa zar'andan Kami kelilingi keduanya dengan pohon-pohon kurma, dan Kami buatkan di antara keduanya ladang
Terjemahan per kata (14 kata)
- وَاضْرِبْwa-dhribdan buatlah
- لَهُمْlahumbagi mereka
- مَثَلًاmatsalanperumpamaan
- رَجُلَيْنِrajulaynidua orang laki-laki
- جَعَلْنَاja'alnaaKami menjadikan
- لِأَحَدِهِمَاli-ahadihimaakepada salah seorang dari keduanya
- جَنَّتَيْنِjannataynidua kebun
- مِنْmindari
- أَعْنَابٍa'naabinanggur
- وَحَفَفْنَاهُمَاwa-hafafnaahumaadan Kami mengelilingi keduanya
- بِنَخْلٍbi-nakhlindengan pohon kurma
- وَجَعَلْنَاwa-ja'alnaadan Kami menjadikan
- بَيْنَهُمَاbaynahumaaantara keduanya
- زَرْعًاzar'antanaman
Inti bacaan
Perumpamaan dua kebun yang subur dimulai, persiapan narasi yang akan menyingkap bagaimana kelimpahan material bisa memicu kesombongan yang merusak jika tidak diimbangi kesadaran spiritual.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini membuka perumpamaan baru: dua orang dengan kepemilikan sangat berbeda, sebuah kerangka yang akan menguji nilai relatif kekayaan duniawi dibanding keimanan sepanjang ayat-ayat berikutnya.
Tafsiran
Perumpamaan ini menyambung tema 'kefanaan perhiasan bumi' (18:7-8) dengan kisah konkret: seorang pemilik kebun mewah akan segera menunjukkan bagaimana kekayaan bisa menjadi sumber kesombongan yang berbahaya.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyuruh membuat perumpamaan, bukan menyebut peristiwa. Cerita. Yang dipakai mengajar sesuatu yang tak perlu benar-benar terjadi.
- Kekayaannya dirinci: dua kebun anggur, dikelilingi kurma, di antaranya ladang. Berlapis. Rincian itu menyiapkan pembacanya untuk apa yang runtuh nanti.
- Allah menyebut Kami beri salah satunya. Bukan ia memperoleh. Sejak kalimat pertama sudah disebutkan dari mana kekayaan itu datang.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar d-r-b, m-ts-l, r-j-l, j-'-l, a-h-d, j-n-n, '-n-b, h-f-f, n-kh-l, b-y-n, z-r-'): drib mathalan diterjemahkan 'buatkanlah perumpamaan' (akar d-r-b); jannatayn min a'naab diterjemahkan 'dua kebun anggur'; hafafnaahumaa diterjemahkan 'mengelilingi keduanya' (akar h-f-f); zar' diterjemahkan 'ladang' (akar z-r-'). gloss '(Nabi Muhammad)/(yang kufur)' dibuang.