وَمَا أَظُنُّ السَّاعَةَ قَائِمَةً وَلَئِنْ رُدِدْتُ إِلَىٰ رَبِّي لَأَجِدَنَّ خَيْرًا مِنْهَا مُنْقَلَبًا

dan aku tidak mengira Saat itu akan datang; dan sekiranya aku dikembalikan kepada Tuhanku, pasti aku mendapat tempat kembali yang lebih baik daripada ini.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَمَا أَظُنُّ السَّاعَةَ قَائِمَةًwa-maa azhunnu s-saa'ata qaa'imatandan aku tidak mengira Saat itu akan datang
  2. وَلَئِنْ رُدِدْتُ إِلَىٰ رَبِّي لَأَجِدَنَّ خَيْرًا مِنْهَا مُنْقَلَبًاwa-la-'in rudidtu ilaa rabbii la-ajidanna khayran minhaa munqalabandan sekiranya aku dikembalikan kepada Tuhanku, pasti aku mendapat tempat kembali yang lebih baik daripada ini

Terjemahan per kata (12 kata)

  1. وَمَاwa-maadan tidaklah
  2. أَظُنُّazhunnuaku mengira
  3. السَّاعَةَs-saa'atahari Kiamat
  4. قَائِمَةًqaa'imatanberdiri
  5. وَلَئِنْwa-la-indan sungguh jika
  6. رُدِدْتُrudidtuaku dikembalikan
  7. إِلَىٰilaakepada
  8. رَبِّيrabbiiTuhanku
  9. لَأَجِدَنَّla-ajidannasungguh aku akan mendapati
  10. خَيْرًاkhayrankebaikan
  11. مِنْهَاminhaadarinya
  12. مُنْقَلَبًاmunqalabantempat kembali

Inti bacaan

Kesombongan berlanjut ke penyangkalan akhirat: 'aku tidak mengira Saat itu akan datang', kegagalan mengelola kelimpahan duniawi berujung pada keraguan terhadap akuntabilitas jangka panjang, sebuah pola yang saling memperkuat.

Penjelasan pilihan kata

Kesombongan pemilik kebun ini meningkat dari sekadar meragukan kebangkitan menjadi asumsi bahwa bahkan jika kebangkitan itu terjadi, ia akan tetap unggul: sebuah kepercayaan diri berlebihan yang berakar pada kekayaan duniawinya.

Tafsiran

Ayat ini menyempurnakan gambaran kesombongan penuh, bukan hanya meragukan hari kebangkitan, tetapi juga mengasumsikan keunggulan akan berlanjut bahkan jika hari itu benar terjadi, sebuah kepercayaan diri yang akan segera dibantah oleh kawannya.

Renungan dan Hikmah

  • Asumsi bahwa kemakmuran duniawi akan berlanjut atau bahkan menjamin hasil lebih baik di akhirat adalah kekeliruan yang secara eksplisit ditandai sebagai kesombongan dalam kisah ini, kekayaan di dunia tidak memberi jaminan otomatis atas status di kehidupan berikutnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar zh-n-n, s-w-', q-w-m, r-d-d, r-b-b, w-j-d, kh-y-r, q-l-b): azhunnu diterjemahkan 'mengira' (akar zh-n-n); as-saa'ah qaa'imah diterjemahkan 'Saat itu datang' (akar q-w-m); rudidtu diterjemahkan 'dikembalikan' (akar r-d-d); munqalab diterjemahkan 'tempat kembali' (akar q-l-b). Selaras.