لَٰكِنَّا هُوَ اللَّهُ رَبِّي وَلَا أُشْرِكُ بِرَبِّي أَحَدًا

Tetapi aku, Dialah Allah, Tuhanku, dan aku tidak mempersekutukan Tuhanku dengan seorang pun.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. لَٰكِنَّا هُوَ اللَّهُ رَبِّيlaakinnaa huwa llaahu rabbiitetapi aku, Dialah Allah, Tuhanku
  2. وَلَا أُشْرِكُ بِرَبِّي أَحَدًاwa-laa usyriku bi-rabbii ahadandan aku tidak mempersekutukan Tuhanku dengan seorang pun

Terjemahan per kata (8 kata)

  1. لَٰكِنَّاlaakinnaatetapi aku
  2. هُوَhuwaDia
  3. اللَّهُllaahuAllah
  4. رَبِّيrabbiiTuhanku
  5. وَلَاwa-laadan tidak pula
  6. أُشْرِكُusyrikuaku mempersekutukan
  7. بِرَبِّيbi-rabbiikepada Tuhanku
  8. أَحَدًاahadanseorang pun

Inti bacaan

Pernyataan tegas identitas dan komitmen sang kawan: 'Dialah Allah, Tuhanku, dan aku tidak mempersekutukan Tuhanku dengan seorang pun', keteguhan prinsip yang tidak goyah meski menghadapi kesombongan dan tekanan sosial dari kawan yang lebih kaya.

Penjelasan pilihan kata

Pernyataan iman yang tegas dan singkat, menyandingkan sikap kawan yang beriman ('tetapi aku') secara langsung dengan kesombongan yang baru dibantahnya, sebuah kontras identitas yang jelas.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan dasar keyakinan kawan yang beriman: sebuah pernyataan keesaan yang sederhana namun tegas, menjadi fondasi bagi argumen selanjutnya yang akan ia sampaikan.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam ia membuka dengan tetapi aku. Menandai dirinya. Perbedaan itu dinyatakan sebelum isinya disebut.
  • Pernyataannya berupa dua: menyebut siapa Tuhannya, dan menyangkal sekutu. Berpasangan. Menegaskan disebut bersama menolak.
  • Allah merekam jawaban itu pendek, sesudah kesombongan yang panjang. Beberapa kata saja. Yang teguh tak perlu sepanjang yang membanggakan diri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar a-l-h, r-b-b, sh-r-k, a-h-d): rabbii diterjemahkan 'Tuhanku' (akar r-b-b); laa ushriku diterjemahkan 'tidak mempersekutukan' (akar sh-r-k). gloss '(percaya bahwa)' dibuang.