وَلَوْلَا إِذْ دَخَلْتَ جَنَّتَكَ قُلْتَ مَا شَاءَ اللَّهُ لَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ ۚ إِنْ تَرَنِ أَنَا أَقَلَّ مِنْكَ مَالًا وَوَلَدًا

Mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak engkau katakan, “Apa yang Allah kehendaki, tidak ada kekuatan kecuali dengan Allah”? Jika engkau melihatku lebih sedikit daripadamu dalam harta dan keturunan,

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَلَوْلَا إِذْ دَخَلْتَ جَنَّتَكَ قُلْتَ مَا شَاءَ اللَّهُwa-lawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa'a llaahumengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak engkau katakan, apa yang Allah kehendaki
  2. لَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِlaa quwwata illaa bi-llaahitidak ada kekuatan kecuali dengan Allah
  3. إِنْ تَرَنِ أَنَا أَقَلَّ مِنْكَ مَالًا وَوَلَدًاin tarani anaa aqalla minka maalan wa-waladanjika engkau melihatku lebih sedikit daripadamu dalam harta dan keturunan

Terjemahan per kata (19 kata)

  1. وَلَوْلَاwa-lawlaadan sekiranya tidak
  2. إِذْidzketika
  3. دَخَلْتَdakhaltaengkau memasuki
  4. جَنَّتَكَjannatakakebunmu
  5. قُلْتَqultaengkau berkata
  6. مَاmaaapa yang
  7. شَاءَsyaa'amenghendaki
  8. اللَّهُllaahuAllah
  9. لَاlaatidak
  10. قُوَّةَquwwatakekuatan
  11. إِلَّاillaakecuali
  12. بِاللَّهِbi-llaahipada Allah
  13. إِنْinjika
  14. تَرَنِtaraniengkau melihatku
  15. أَنَاanaaaku
  16. أَقَلَّaqallalebih sedikit
  17. مِنْكَminkadarimu
  18. مَالًاmaalanharta
  19. وَوَلَدًاwa-waladandan anak

Inti bacaan

Nasihat konkret yang seharusnya diucapkan: 'Maa syaa'allaah, laa quwwata illaa billaah' (semua ini kehendak Allah, tidak ada kekuatan kecuali dengan-Nya), formula sederhana yang mengingatkan bahwa pencapaian material bergantung pada anugerah, bukan semata usaha atau kekuatan sendiri. Konkretnya: melatih kebiasaan mengucapkan pengakuan bahwa pencapaian atau kepemilikan berasal dari anugerah (bukan semata usaha sendiri) tepat saat menikmati keberhasilan adalah kebiasaan konkret yang mencegah kesombongan berkembang.

Penjelasan pilihan kata

'Apa yang Allah kehendaki, tidak ada kekuatan kecuali dengan Allah': dipertahankan sebagai terjemahan langsung, bukan disisipi transliterasi Arab, konsisten dengan pendekatan di 18:24.

Tafsiran

Ayat ini menegur langsung kelalaian pemilik kebun: seharusnya ia mengakui bahwa keberhasilan kebunnya berasal dari kehendak dan kekuatan Allah semata, bukan pencapaian mandiri yang layak dibanggakan.

Renungan dan Hikmah

  • Teguran ini relevan sebagai pengingat bahwa keberhasilan apa pun sepatutnya direspons dengan pengakuan sumbernya, bukan kebanggaan yang menutupi ketergantungan sesungguhnya pada kehendak yang lebih besar dari diri sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

qwy/mtn per konvensi; per kelas morfologi corpus; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi qwy/mtn: qawiyy diterjemahkan 'kuat', quwwah diterjemahkan 'kekuatan', matiin diterjemahkan 'kukuh'. 51:58 quwwah+matiin terbedakan. Registri kekuatan lengkap.