أَوْ يُصْبِحَ مَاؤُهَا غَوْرًا فَلَنْ تَسْتَطِيعَ لَهُ طَلَبًا

atau airnya menjadi surut ke dalam tanah, sehingga engkau tidak akan mampu mencarinya.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. أَوْ يُصْبِحَ مَاؤُهَا غَوْرًاaw yushbiha maa'uhaa ghawranatau airnya menjadi surut ke dalam tanah
  2. فَلَنْ تَسْتَطِيعَ لَهُ طَلَبًاfa-lan tastathii'a lahu thalabansehingga engkau tidak akan mampu mencarinya

Terjemahan per kata (8 kata)

  1. أَوْawatau
  2. يُصْبِحَyushbihamenjadi
  3. مَاؤُهَاmaa'uhaaairnya
  4. غَوْرًاghawransurut
  5. فَلَنْfa-lanmaka tidak akan
  6. تَسْتَطِيعَtastathii'aengkau sanggup
  7. لَهُlahubaginya
  8. طَلَبًاthalabanpencari

Inti bacaan

Peringatan spesifik tentang kerentanan sumber daya alam (air yang bisa surut), kelimpahan yang tampak stabil sesungguhnya bergantung pada faktor-faktor yang berada di luar kendali penuh manusia.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini melengkapi peringatan sebelumnya dengan skenario kedua, bukan hanya kehancuran fisik tanaman, tetapi juga hilangnya sumber air itu sendiri, sebuah kerugian yang tidak bisa diperbaiki dengan usaha apa pun.

Tafsiran

Peringatan ini menyempurnakan gambaran betapa rentannya kekayaan yang dibanggakan pemilik kebun, bukan hanya bisa hancur, tetapi sumber dayanya sendiri bisa lenyap sepenuhnya di luar kendali manusia.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut kemungkinan kedua: airnya surut ke dalam tanah. Bukan kebunnya rusak. Yang hilang sumbernya, bukan hasilnya.
  • Yang ditegaskan engkau tak akan mampu mencarinya. Bukan sulit. Kehilangan itu ditutup dari segala usaha.
  • Allah menaruh peringatan ini di mulut kawannya yang miskin. Bukan sebagai ancaman langsung. Yang mengingatkan orang yang tak punya apa-apa untuk dipertaruhkan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar s-b-h, m-w-h, gh-w-r, t-w-', t-l-b): ghawr diterjemahkan 'surut (ke dalam tanah)' (akar gh-w-r); lan tastatii'a diterjemahkan 'tidak akan mampu' (akar t-w-' putaran 58); talab diterjemahkan 'mencari' (akar t-l-b). Selaras.