هُنَالِكَ الْوَلَايَةُ لِلَّهِ الْحَقِّ ۚ هُوَ خَيْرٌ ثَوَابًا وَخَيْرٌ عُقْبًا
Di sana, perwalian hanyalah milik Allah Yang Benar. Dialah yang terbaik pahalanya, dan terbaik kesudahannya.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- هُنَالِكَ الْوَلَايَةُ لِلَّهِ الْحَقِّhunaalika l-walaayatu li-llaahi l-haqqidi sana, perwalian hanyalah milik Allah Yang Benar
- هُوَ خَيْرٌ ثَوَابًا وَخَيْرٌ عُقْبًاhuwa khayrun tsawaaban wa-khayrun 'uqbanDialah yang terbaik pahalanya, dan terbaik kesudahannya
Terjemahan per kata (9 kata)
- هُنَالِكَhunaalikadi sanalah
- الْوَلَايَةُl-walaayatupertolongan
- لِلَّهِli-llaahibagi Allah
- الْحَقِّl-haqqihak
- هُوَhuwaDia
- خَيْرٌkhayrunlebih baik
- ثَوَابًاtsawaabanpahala
- وَخَيْرٌwa-khayrundan lebih baik
- عُقْبًا'uqbankesudahan
Inti bacaan
Kesimpulan yang jelas menutup perumpamaan: 'perwalian hanyalah milik Allah. Dialah yang terbaik pahala, dan terbaik kesudahan', perbandingan hasil akhir antara mengandalkan diri sendiri/materi versus mengandalkan sumber yang lebih besar dan stabil.
Penjelasan pilihan kata
'Allah Yang Benar' (Allaah al-haqq): bentuk takrif, tanpa 'Maha', konsisten dengan pola takrif di seluruh terjemahan ini. 'Perwalian' (al-walaayah): akar yang sama dengan 'wali' (waliyy) yang berulang sepanjang kisah ini (18:17, 18:26), kini menegaskan bahwa perlindungan sejati hanya berasal dari Allah.
Tafsiran
Ayat penutup perumpamaan ini menyimpulkan pelajaran utamanya: perwalian dan perlindungan sejati hanya milik Allah, sebuah kesimpulan yang menyatukan tema kefanaan kekayaan (18:7-8), kesombongan yang runtuh (18:34-42), dan ketidakberdayaan tanpa Allah (18:43) menjadi satu pesan yang jelas.
Renungan dan Hikmah
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar w-l-y, a-l-h, h-q-q, kh-y-r, ts-w-b, '-q-b): al-walaayah lillaah al-haqq diterjemahkan 'perwalian (pertolongan) milik Allah Yang Maha Benar', akar w-l-y (WLY; perwalian/kuasa MILIK Allah, al-Haqq, melengkapi tema Allah=walii sejati); thawaab diterjemahkan 'pahala' (akar ts-w-b); uqb diterjemahkan 'kesudahan' (akar '-q-b). gloss '(pemberi)' dibuang.