وَمَا نُرْسِلُ الْمُرْسَلِينَ إِلَّا مُبَشِّرِينَ وَمُنْذِرِينَ ۚ وَيُجَادِلُ الَّذِينَ كَفَرُوا بِالْبَاطِلِ لِيُدْحِضُوا بِهِ الْحَقَّ ۖ وَاتَّخَذُوا آيَاتِي وَمَا أُنْذِرُوا هُزُوًا
Dan Kami tidak mengutus rasul-rasul melainkan sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan. Dan orang-orang yang kufur membantah dengan yang batil agar dengan itu mereka melenyapkan kebenaran, dan mereka menjadikan tanda-tanda-Ku dan apa yang diperingatkan kepada mereka sebagai olok-olok.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَمَا نُرْسِلُ الْمُرْسَلِينَ إِلَّا مُبَشِّرِينَ وَمُنْذِرِينَwa-maa nursilu l-mursaliina illaa mubashshiriina wa-mundziriinadan Kami tidak mengutus rasul-rasul melainkan sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan
- وَيُجَادِلُ الَّذِينَ كَفَرُوا بِالْبَاطِلِ لِيُدْحِضُوا بِهِ الْحَقَّwa-yujaadilu lladziina kafaruu bi-l-baatili li-yudhiduu bihi l-haqqadan orang-orang yang kufur membantah dengan yang batil agar dengan itu mereka melenyapkan kebenaran
- وَاتَّخَذُوا آيَاتِي وَمَا أُنْذِرُوا هُزُوًاwa-ttakhadzuu aayaatii wa-maa undziruu huzuwandan mereka menjadikan tanda-tanda-Ku dan apa yang diperingatkan kepada mereka sebagai olok-olok
Catatan pilihan kata (ringkas)
Akar akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. alaamah); 'verse of the Kur-án' cuma sense turunan KE-8, di-hedge Lane sendiri: ''. Bukti internal: satu kata menampung manusia (Isa 19:21), hewan (unta 7:73), benda (tongkat 7:106), bahasa & warna kulit (30:22), kisah (26:8), monumen (26:128), DAN satuan teks, hanya 'tanda' yang menampung semuanya. Keputusan Pak FD 16 Jul: 'tanda' TANPA pengecualian (diuji: 'tanda' tak mustahil bahkan di 2:252/10:1/24:1/41:3). tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab. Lih. sebagian penerjemah: 'And We send the emissaries only as bearers of glad tidings and warners. And those who ignore warning contend in vanity to refute the truth thereby, and have taken My proofs and that whereof they are warned in mockery.'
Aplikasi
Peran rasul ditegaskan lagi terbatas: 'pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan', sementara respons sebagian orang justru 'membantah dengan cara yang batil... menjadikan tanda-tanda-Ku sebagai olok-olok', kontras antara integritas penyampaian dan penerimaan yang tidak serius.