وَمَا نُرْسِلُ الْمُرْسَلِينَ إِلَّا مُبَشِّرِينَ وَمُنْذِرِينَ ۚ وَيُجَادِلُ الَّذِينَ كَفَرُوا بِالْبَاطِلِ لِيُدْحِضُوا بِهِ الْحَقَّ ۖ وَاتَّخَذُوا آيَاتِي وَمَا أُنْذِرُوا هُزُوًا

Dan Kami tidak mengutus rasul-rasul melainkan sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan. Dan orang-orang yang kufur membantah dengan yang batil agar dengan itu mereka melenyapkan kebenaran, dan mereka menjadikan tanda-tanda-Ku dan apa yang diperingatkan kepada mereka sebagai olok-olok.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَمَا نُرْسِلُ الْمُرْسَلِينَ إِلَّا مُبَشِّرِينَ وَمُنْذِرِينَwa-maa nursilu l-mursaliina illaa mubasysyiriina wa-mundziriinadan Kami tidak mengutus rasul-rasul melainkan sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan
  2. وَيُجَادِلُ الَّذِينَ كَفَرُوا بِالْبَاطِلِ لِيُدْحِضُوا بِهِ الْحَقَّwa-yujaadilu lladziina kafaruu bi-l-baathili li-yudhidhuu bihi l-haqqadan orang-orang yang kufur membantah dengan yang batil agar dengan itu mereka melenyapkan kebenaran
  3. وَاتَّخَذُوا آيَاتِي وَمَا أُنْذِرُوا هُزُوًاwa-ttakhadzuu aayaatii wa-maa undziruu huzuwandan mereka menjadikan tanda-tanda-Ku dan apa yang diperingatkan kepada mereka sebagai olok-olok

Terjemahan per kata (18 kata)

  1. وَمَاwa-maadan tidaklah
  2. نُرْسِلُnursiluKami mengirimkan
  3. الْمُرْسَلِينَl-mursaliinapara rasul
  4. إِلَّاillaakecuali
  5. مُبَشِّرِينَmubasysyiriinapara pembawa kabar gembira
  6. وَمُنْذِرِينَwa-mundziriinadan para pemberi peringatan
  7. وَيُجَادِلُwa-yujaadiludan berdebat
  8. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  9. كَفَرُواkafaruukufur
  10. بِالْبَاطِلِbi-l-baathilidengan kebatilan
  11. لِيُدْحِضُواli-yudhidhuuagar mereka membatalkan
  12. بِهِbihidengannya
  13. الْحَقَّl-haqqakebenaran
  14. وَاتَّخَذُواwa-ttakhadzuudan mereka mengambil
  15. آيَاتِيaayaatiitanda-tanda-Ku
  16. وَمَاwa-maadan apa yang
  17. أُنْذِرُواundziruumereka diperingatkan
  18. هُزُوًاhuzuwanejekan

Inti bacaan

Peran rasul ditegaskan lagi terbatas: 'pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan', sementara respons sebagian orang justru 'membantah dengan cara yang batil. menjadikan tanda-tanda-Ku sebagai olok-olok', kontras antara integritas penyampaian dan penerimaan yang tidak serius.

Penjelasan pilihan kata

'Membantah' (yujaadilu): akar yang sama dengan 'membantah' (jadal) di ayat sebelumnya (18:54), kini diterapkan secara spesifik pada orang-orang yang kufur, menegaskan bahwa kecenderungan membantah manusia secara umum mengambil bentuk konkret sebagai perlawanan terhadap kebenaran.

Tafsiran

Ayat ini kembali menegaskan batas peran rasul (hanya penyampai kabar dan peringatan), sambil menjelaskan taktik penolakan yang dipakai orang-orang kufur: membantah dengan argumen tidak berdasar demi melenyapkan kebenaran, bahkan menjadikannya bahan olok-olok.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut para rasul diutus hanya sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan. Dua tugas, dan tidak lebih. Batas yang disebutkan sendiri oleh yang mengutus membebaskan utusan dari beban yang tak pernah diberikan kepadanya.
  • Yang disebut bukan mereka membantah, melainkan membantah dengan yang batil. Perdebatannya tidak dilarang; bahannya yang dipersoalkan. Bantahan yang memakai bahan yang benar tetap punya tempat di dalam kalimat ini.
  • Tujuan yang disebut Allah agar dengan itu mereka melenyapkan kebenaran. Bukan agar mereka menang berdebat. Ada perdebatan yang tidak sedang mencari jawaban, melainkan sedang berusaha menghabiskan pertanyaannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.