فَلَمَّا بَلَغَا مَجْمَعَ بَيْنِهِمَا نَسِيَا حُوتَهُمَا فَاتَّخَذَ سَبِيلَهُ فِي الْبَحْرِ سَرَبًا
Maka ketika keduanya sampai ke pertemuan di antara keduanya, mereka lupa ikan mereka, lalu ia mengambil jalannya ke laut, meluncur.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- فَلَمَّا بَلَغَا مَجْمَعَ بَيْنِهِمَاfa-lammaa balaghaa majma'a baynihimaamaka ketika keduanya sampai ke pertemuan di antara keduanya
- نَسِيَا حُوتَهُمَاnasiyaa huutahumaamereka lupa ikan mereka
- فَاتَّخَذَ سَبِيلَهُ فِي الْبَحْرِ سَرَبًاfa-ttakhadza sabiilahu fii l-bahri sarabanlalu ia mengambil jalannya ke laut, meluncur
Terjemahan per kata (11 kata)
- فَلَمَّاfa-lammaamaka ketika
- بَلَغَاbalaghaakeduanya sampai
- مَجْمَعَmajma'apertemuan
- بَيْنِهِمَاbaynihimaadi antara keduanya
- نَسِيَاnasiyaakeduanya lupa
- حُوتَهُمَاhuutahumaaikan keduanya
- فَاتَّخَذَfa-ttakhadzamaka ia mengambil
- سَبِيلَهُsabiilahujalannya
- فِيfiike
- الْبَحْرِl-bahrilaut
- سَرَبًاsarabanlubang
Inti bacaan
Detail sederhana (lupa membawa ikan) menjadi titik balik penting dalam narasi, hal-hal kecil dan tampak sepele terkadang menjadi penanda penting yang membuka jalan menuju pembelajaran besar berikutnya.
Penjelasan pilihan kata
'Meluncur' (saraban): menggambarkan gerakan ikan itu yang menerobos ke laut dengan cara yang tidak biasa, sebuah detail yang akan menjadi tanda penting bagi Musa di ayat-ayat berikutnya.
Tafsiran
Ayat ini mencatat peristiwa kecil yang tampak tidak penting (ikan yang lupa dibawa dan menghilang ke laut), namun peristiwa ini akan terbukti menjadi penanda krusial bagi tujuan perjalanan Musa.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut mereka lupa. Bukan meninggalkan. Yang jadi tanda justru kelalaian, bukan kesengajaan.
- Ikan itu disebut mengambil jalannya. Seolah tahu arah. Kata yang dipakai memberinya kehendak.
- Allah menaruh peristiwa sekecil ini di tengah perjalanan besar. Beberapa kata saja. Yang menentukan arah seluruh kisah cuma seekor ikan yang hilang.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar b-l-gh, j-m-', b-y-n, n-s-y, h-w-t, a-kh-dz, s-b-l, b-h-r, s-r-b): balaghaa diterjemahkan 'sampai keduanya' (akar b-l-gh); nasiyaa diterjemahkan 'keduanya lupa' (akar n-s-y NSY); huut diterjemahkan 'ikan' (akar h-w-t); sarab diterjemahkan 'meluncur (menerobos)' (akar s-r-b). gloss '(ikan mereka)/(melompat)' dibuang.