قَالَ سَتَجِدُنِي إِنْ شَاءَ اللَّهُ صَابِرًا وَلَا أَعْصِي لَكَ أَمْرًا
Ia berkata, “Engkau akan mendapatiku, jika Allah menghendaki, sebagai orang yang sabar, dan aku tidak akan menentangmu dalam suatu urusan pun.”
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- قَالَ سَتَجِدُنِيqaala sa-tajiduniiia berkata, engkau akan mendapatiku
- إِنْ شَاءَ اللَّهُ صَابِرًاin syaa'a llaahu shaabiranjika Allah menghendaki, sebagai orang yang sabar
- وَلَا أَعْصِي لَكَ أَمْرًاwa-laa a'shii laka amrandan aku tidak akan menentangmu dalam suatu urusan pun
Terjemahan per kata (10 kata)
- قَالَqaalaberkata
- سَتَجِدُنِيsa-tajiduniiengkau akan mendapatiku
- إِنْinjika
- شَاءَsyaa'amenghendaki
- اللَّهُllaahuAllah
- صَابِرًاshaabiranorang yang sabar
- وَلَاwa-laadan tidak pula
- أَعْصِيa'shiiaku menyalahi
- لَكَlakabagimu
- أَمْرًاamranurusan
Inti bacaan
Komitmen Musa yang tulus: 'Insya Allah engkau akan mendapatiku sebagai orang yang sabar', kesediaan diuji dan janji tidak menentang, meski kemudian terbukti sulit dipegang secara konsisten.
Penjelasan pilihan kata
'Jika Allah menghendaki' (in shaa'a llaah): diterjemahkan langsung, bukan disisipi transliterasi Arab, konsisten dengan pendekatan di 18:24 dan 18:39.
Tafsiran
Musa merespons peringatan (18:67-68) dengan komitmen penuh: kesediaan bersabar dan tidak membantah, sebuah janji yang akan segera diuji dan terbukti sulit dipenuhi sepenuhnya di ayat-ayat berikutnya.
Renungan dan Hikmah
- Allah merekam Musa menyertakan jika Allah menghendaki. Bukan janji telanjang. Yang berjanji sabar tak menjamin kesabarannya sendiri.
- Dua hal ia janjikan: sabar, dan tak menentang dalam suatu urusan pun. Sepasang. Yang ditahan di dalam disebut bersama yang tak keluar dari mulut.
- Allah menaruh janji ini tepat sebelum ujian pertamanya. Berdempetan. Yang diucapkan dengan sungguh-sungguh runtuh beberapa ayat kemudian.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, w-j-d, sh-y-a, a-l-h, s-b-r, '-s-y, a-m-r): satajidunii diterjemahkan 'engkau akan mendapatiku' (akar w-j-d); saabir diterjemahkan 'sabar' (akar s-b-r); laa a'sii diterjemahkan 'aku tidak menentang (durhaka)' (akar '-s-y); amr diterjemahkan 'urusan/perintah' (akar '-m-r). Selaras.