قَالَ أَلَمْ أَقُلْ إِنَّكَ لَنْ تَسْتَطِيعَ مَعِيَ صَبْرًا

Ia berkata, “Bukankah sudah aku katakan bahwa engkau tidak akan sanggup bersabar bersamaku?”

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. قَالَ أَلَمْ أَقُلْ إِنَّكَ لَنْ تَسْتَطِيعَ مَعِيَ صَبْرًاqaala a-lam aqul innaka lan tastathii'a ma'iya shabrania berkata, bukankah sudah aku katakan bahwa engkau tidak akan sanggup bersabar bersamaku

Terjemahan per kata (8 kata)

  1. قَالَqaalaberkata
  2. أَلَمْa-lamtidakkah
  3. أَقُلْaqulaku katakan
  4. إِنَّكَinnakasesungguhnya engkau
  5. لَنْlantidak akan
  6. تَسْتَطِيعَtastathii'aengkau sanggup
  7. مَعِيَma'iyabersamaku
  8. صَبْرًاshabrankesabaran

Inti bacaan

Teguran singkat mengingatkan kembali kesepakatan awal: 'Bukankah sudah aku katakan bahwa engkau tidak akan sanggup bersabar?', konsekuensi logis dari pelanggaran kesepakatan yang sudah jelas disampaikan sebelumnya.

Penjelasan pilihan kata

Pengulangan kedua dari peringatan 18:67, kini sebagai teguran langsung atas pelanggaran yang baru terjadi.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan bahwa peringatan awal (18:67) bukan basa-basi: pelanggaran pertama langsung ditegur dengan mengingatkan kembali kesepakatan yang sudah dilanggar.

Renungan dan Hikmah

  • Teguran itu mengulang kalimatnya sendiri. Bukankah sudah kukatakan. Allah merekam peringatan yang ditagih.
  • Yang ditegur baru sekali melanggar. Tidak menunggu tiga kali. Kesepakatannya ditagih sejak pelanggaran pertama.
  • Nadanya bertanya, bukan memarahi. Allah merekam bentuk itu. Yang salah diajak mengingat sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, t-w-', s-b-r): lan tastatii'a diterjemahkan 'tidak akan sanggup' (akar t-w-' putaran 58); sabr diterjemahkan 'sabar' (akar s-b-r). Selaras.