قَالَ أَلَمْ أَقُلْ لَكَ إِنَّكَ لَنْ تَسْتَطِيعَ مَعِيَ صَبْرًا
Ia berkata, “Bukankah sudah aku katakan kepadamu bahwa engkau tidak akan mampu bersabar bersamaku?”
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- قَالَ أَلَمْ أَقُلْ لَكَ إِنَّكَ لَنْ تَسْتَطِيعَ مَعِيَ صَبْرًاqaala a-lam aqul laka innaka lan tastathii'a ma'iya shabrania berkata, bukankah sudah aku katakan kepadamu bahwa engkau tidak akan mampu bersabar bersamaku
Terjemahan per kata (9 kata)
- قَالَqaalaberkata
- أَلَمْa-lamtidakkah
- أَقُلْaqulaku katakan
- لَكَlakakepadamu
- إِنَّكَinnakasesungguhnya engkau
- لَنْlantidak akan
- تَسْتَطِيعَtastathii'aengkau sanggup
- مَعِيَma'iyabersamaku
- صَبْرًاshabrankesabaran
Inti bacaan
Teguran kedua mengulang pola yang sama, konsistensi konsekuensi terhadap pelanggaran berulang, menegaskan bahwa kesepakatan yang dilanggar berulang kali membawa akibat yang semakin jelas.
Penjelasan pilihan kata
Pengulangan ketiga dari peringatan yang sama, kini dengan tambahan 'kepadamu' (laka) yang tidak ada di pengulangan kedua (18:72): penekanan yang semakin personal seiring pelanggaran yang semakin serius.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan pola tiga-kali-peringatan yang menjadi struktur inti kisah ini: setiap pelanggaran (betapapun berbeda tingkat keseriusannya) direspons dengan pengingat yang sama, menegaskan konsistensi syarat yang sudah disepakati sejak awal.
Renungan dan Hikmah
- Allah merekam ia mengulang kalimat yang sama seperti pertama kali. Persis. Yang berubah cuma satu kata: bukankah sudah aku katakan kepadamu.
- Tambahan kepadamu yang Allah rekam membedakannya dari teguran pertama. Satu kata. Yang menandai bahwa ini bukan lagi peringatan umum, melainkan tentang orang yang sudah diperingatkan.
- Yang ia sebut ketidakmampuan bersabar, bukan kesalahan. Diucapkan sejak awal. Teguran itu sudah berupa ramalan sebelum peristiwanya terjadi.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, t-w-', s-b-r): lan tastatii'a diterjemahkan 'tidak akan mampu' (akar t-w-' putaran 58); sabr diterjemahkan 'sabar' (akar s-b-r). Selaras.