فَانْطَلَقَا حَتَّىٰ إِذَا أَتَيَا أَهْلَ قَرْيَةٍ اسْتَطْعَمَا أَهْلَهَا فَأَبَوْا أَنْ يُضَيِّفُوهُمَا فَوَجَدَا فِيهَا جِدَارًا يُرِيدُ أَنْ يَنْقَضَّ فَأَقَامَهُ ۖ قَالَ لَوْ شِئْتَ لَاتَّخَذْتَ عَلَيْهِ أَجْرًا
Maka keduanya berjalan, hingga ketika keduanya sampai kepada penduduk suatu negeri, keduanya meminta dijamu oleh penduduknya, tetapi mereka menolak menjamu keduanya. Kemudian keduanya mendapati di sana sebuah dinding yang hampir roboh, lalu ia menegakkannya. Ia berkata, “Jika engkau mau, tentu engkau dapat meminta imbalan untuk itu.”
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- فَانْطَلَقَا حَتَّىٰ إِذَا أَتَيَا أَهْلَ قَرْيَةٍ اسْتَطْعَمَا أَهْلَهَاfa-ntalaqaa hattaa idzaa atayaa ahla qaryatin stat'amaa ahlahaamaka keduanya berjalan, hingga ketika keduanya sampai kepada penduduk suatu negeri, keduanya meminta dijamu oleh penduduknya
- فَأَبَوْا أَنْ يُضَيِّفُوهُمَاfa-abaw an yudayyifuuhumaatetapi mereka menolak menjamu keduanya
- فَوَجَدَا فِيهَا جِدَارًا يُرِيدُ أَنْ يَنْقَضَّ فَأَقَامَهُfa-wajadaa fiihaa jidaaran yuriidu an yanqadda fa-aqaamahukemudian keduanya mendapati di sana sebuah dinding yang hampir roboh, lalu ia menegakkannya
- قَالَ لَوْ شِئْتَ لَاتَّخَذْتَ عَلَيْهِ أَجْرًاqaala law shi'ta la-ttakhadzta alayhi ajrania berkata, jika engkau mau, tentu engkau dapat meminta imbalan untuk itu
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar t-l-q, a-t-y, a-h-l, q-r-y, t-'-m, a-b-y, d-y-f, w-j-d, j-d-r, r-w-d, q-d-d, q-w-m, q-w-l, sh-y-a, a-kh-dz, a-j-r): istat'amaa diterjemahkan 'minta dijamu' (akar t-'-m); abaw diterjemahkan 'menolak' (akar '-b-y); jidaar diterjemahkan 'dinding'; yanqadda diterjemahkan 'roboh' (akar q-d-d); aqaamahu diterjemahkan 'menegakkannya' (akar q-w-m); ajr diterjemahkan 'imbalan' (akar '-j-r). gloss '(rumah)/(Musa)' dibuang.
Aplikasi
Tindakan ketiga (menegakkan dinding tanpa meminta imbalan meski ditolak dijamu) memicu komentar Musa yang menyiratkan keheranan atas kedermawanan tanpa pamrih di tengah penolakan yang mereka alami, kebaikan yang diberikan bahkan kepada yang tidak ramah sekalipun.