وَأَمَّا الْغُلَامُ فَكَانَ أَبَوَاهُ مُؤْمِنَيْنِ فَخَشِينَا أَنْ يُرْهِقَهُمَا طُغْيَانًا وَكُفْرًا
Dan adapun anak itu, kedua orang tuanya beriman, dan kami khawatir ia akan memaksa keduanya kepada kesewenangan dan kekufuran.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَأَمَّا الْغُلَامُ فَكَانَ أَبَوَاهُ مُؤْمِنَيْنِwa-ammaa l-ghulaamu fa-kaana abawaahu mu'minaynidan adapun anak itu, kedua orang tuanya beriman
- فَخَشِينَا أَنْ يُرْهِقَهُمَا طُغْيَانًا وَكُفْرًاfa-khasyiinaa an yurhiqahumaa thughyaanan wa-kufrandan kami khawatir ia akan memaksa keduanya kepada kesewenangan dan kekufuran
Terjemahan per kata (10 kata)
- وَأَمَّاwa-ammaadan adapun
- الْغُلَامُl-ghulaamuanak laki-laki
- فَكَانَfa-kaanamaka jadilah
- أَبَوَاهُabawaahukedua orang tuanya
- مُؤْمِنَيْنِmu'minaynidua orang mukmin
- فَخَشِينَاfa-khasyiinaamaka kami khawatir
- أَنْanbahwa
- يُرْهِقَهُمَاyurhiqahumaamembebani keduanya
- طُغْيَانًاthughyaanankesewenangan
- وَكُفْرًاwa-kufrandan kekufuran
Inti bacaan
Penjelasan kedua: anak yang dibunuh dikhawatirkan akan 'memaksa kedua orang tuanya kepada kesewenangan dan kekufuran', tindakan ekstrem dijelaskan sebagai pencegahan terhadap kerusakan jangka panjang yang lebih besar bagi orang tua yang beriman.
Penjelasan pilihan kata
'Kesewenangan' (tughyaanan): akar yang sama dengan 'tagut' yang dipertahankan sebagai istilah tersendiri di 16:36, di sini dalam bentuk kata benda abstrak yang menandai pelampauan batas secara umum.
Tafsiran
Penjelasan tindakan kedua (pembunuhan anak, 18:74) mengungkap sebuah pengetahuan tentang masa depan yang tidak bisa diketahui manusia biasa: anak itu, jika dibiarkan hidup, akan menjerumuskan orang tuanya yang beriman ke dalam kesewenangan dan kekufuran.
Renungan dan Hikmah
- Allah merekam alasannya: kedua orang tua anak itu beriman. Yang dijaga keimanan mereka. Perbuatan yang tampak paling kejam diterangkan sebagai perlindungan bagi yang tinggal.
- Allah menyebut kekhawatiran ia akan memaksa keduanya kepada kesewenangan dan kekufuran. Belum terjadi. Yang dicegah bukan perbuatan yang sudah ada, melainkan yang pasti akan datang.
- Kata yang dipakai kami khawatir, bukan kami tahu. Bentuknya merendah. Yang bertindak atas keterangan dari Allah pun tidak menyebut dirinya memiliki keterangan itu.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar gh-l-m, k-w-n, a-b-w, a-m-n, kh-sh-y, r-h-q, t-gh-y, k-f-r): ghulaam diterjemahkan 'anak'; khashiinaa diterjemahkan 'kami khawatir' (akar kh-sh-y); yurhiqahumaa diterjemahkan 'memaksa/membebani keduanya' (akar r-h-q); tughyaanan wa kufran diterjemahkan 'kesewenangan dan kekufuran', akar t-gh-y (putaran 124) + akar k-f-r. gloss '(yang aku bunuh)/(untuk)' dibuang.