وَأَمَّا الْجِدَارُ فَكَانَ لِغُلَامَيْنِ يَتِيمَيْنِ فِي الْمَدِينَةِ وَكَانَ تَحْتَهُ كَنْزٌ لَهُمَا وَكَانَ أَبُوهُمَا صَالِحًا فَأَرَادَ رَبُّكَ أَنْ يَبْلُغَا أَشُدَّهُمَا وَيَسْتَخْرِجَا كَنْزَهُمَا رَحْمَةً مِنْ رَبِّكَ ۚ وَمَا فَعَلْتُهُ عَنْ أَمْرِي ۚ ذَٰلِكَ تَأْوِيلُ مَا لَمْ تَسْطِعْ عَلَيْهِ صَبْرًا

Dan adapun dinding itu adalah milik dua anak yatim di kota itu, dan di bawahnya tersimpan harta milik mereka berdua, sedangkan ayah mereka adalah orang saleh. Maka Tuhanmu menghendaki agar keduanya mencapai usia dewasa dan mengeluarkan harta simpanan mereka, sebagai rahmat dari Tuhanmu. Dan aku tidak melakukannya atas kemauanku sendiri. Itulah takwil dari apa yang engkau tidak sanggup bersabar terhadapnya.”

Terjemahan bertahap (5 jeda)
  1. وَأَمَّا الْجِدَارُ فَكَانَ لِغُلَامَيْنِ يَتِيمَيْنِ فِي الْمَدِينَةِwa-ammaa l-jidaaru fa-kaana li-ghulaamayni yatiimayni fii l-madiinatidan adapun dinding itu adalah milik dua anak yatim di kota itu
  2. وَكَانَ تَحْتَهُ كَنْزٌ لَهُمَا وَكَانَ أَبُوهُمَا صَالِحًاwa-kaana tahtahu kanzun lahumaa wa-kaana abuuhumaa saalihandan di bawahnya tersimpan harta milik mereka berdua, sedangkan ayah mereka adalah orang saleh
  3. فَأَرَادَ رَبُّكَ أَنْ يَبْلُغَا أَشُدَّهُمَا وَيَسْتَخْرِجَا كَنْزَهُمَا رَحْمَةً مِنْ رَبِّكَfa-araada rabbuka an yablughaa ashuddahumaa wa-yastakhrijaa kanzahumaa rahmatan min rabbikamaka Tuhanmu menghendaki agar keduanya mencapai usia dewasa dan mengeluarkan harta simpanan mereka, sebagai rahmat dari Tuhanmu
  4. وَمَا فَعَلْتُهُ عَنْ أَمْرِيwa-maa fa'altuhu an amriidan aku tidak melakukannya atas kemauanku sendiri
  5. ذَٰلِكَ تَأْوِيلُ مَا لَمْ تَسْطِعْ عَلَيْهِ صَبْرًاdzaalika ta'wiilu maa lam tasti' alayhi sabranitulah takwil dari apa yang engkau tidak sanggup bersabar terhadapnya
Catatan pilihan kata (ringkas)

terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “… simpanannya itu sebagai rahmat dari Tuhanmu. Aku tidak …”. sebagian penerjemah: '“And as for the wall: it belonged to two fatherless1 lads in the city, and there was beneath it a treasure for them. And their father had been righteous, and thy Lord desired that they should reach maturity, and to bring forth their treasure as a mercy from thy Lord; and I did it not by my command. That is the interpretation of what thou couldst not be patient in.”' Corpus ayat ini: «raHomapF, INDEFINIT».

Aplikasi

Penjelasan ketiga: dinding menyembunyikan harta anak yatim, ditegakkan agar mereka bisa mengambilnya saat dewasa 'sebagai rahmat dari Tuhanmu... Aku tidak melakukannya berdasarkan kemauanku sendiri', pengakuan penting bahwa tindakan tersebut dilakukan atas otoritas yang lebih tinggi, bukan inisiatif pribadi semata. Konkretnya: seluruh kisah ini mengajarkan bahwa penilaian terhadap sebuah peristiwa sering kali berubah total setelah memahami konteks dan tujuan penuhnya, kesabaran menahan penghakiman sampai gambaran lengkap terungkap adalah kebijaksanaan praktis yang berharga.