حَتَّىٰ إِذَا بَلَغَ مَطْلِعَ الشَّمْسِ وَجَدَهَا تَطْلُعُ عَلَىٰ قَوْمٍ لَمْ نَجْعَلْ لَهُمْ مِنْ دُونِهَا سِتْرًا
Hingga ketika ia sampai ke tempat terbit matahari, ia mendapatinya terbit atas suatu kaum yang tidak Kami buatkan bagi mereka suatu pelindung darinya.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- حَتَّىٰ إِذَا بَلَغَ مَطْلِعَ الشَّمْسِhattaa idzaa balagha matli'a sh-shamsihingga ketika ia sampai ke tempat terbit matahari
- وَجَدَهَا تَطْلُعُ عَلَىٰ قَوْمٍwajadahaa tatlu'u alaa qawminia mendapatinya terbit atas suatu kaum
- لَمْ نَجْعَلْ لَهُمْ مِنْ دُونِهَا سِتْرًاlam naj'al lahum min duunihaa sitranyang tidak Kami buatkan bagi mereka suatu pelindung darinya
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar b-l-gh, t-l-', sh-m-s, w-j-d, q-w-m, j-'-l, d-w-n, s-t-r): balagha matli' ash-shams diterjemahkan 'sampai ke tempat terbit matahari' (akar t-l-'); sitr diterjemahkan 'pelindung (penutup)' (akar s-t-r). gloss '(arah timur)/(cahaya)' + footnote dibuang.
Aplikasi
Perjalanan Zulkarnain berlanjut ke arah timur, menemukan kaum tanpa pelindung dari terik matahari, kontras dengan tembok perlindungan yang akan dibangunnya kemudian, menunjukkan variasi kondisi manusia di berbagai penjuru bumi yang dikunjunginya.