قَالُوا يَا ذَا الْقَرْنَيْنِ إِنَّ يَأْجُوجَ وَمَأْجُوجَ مُفْسِدُونَ فِي الْأَرْضِ فَهَلْ نَجْعَلُ لَكَ خَرْجًا عَلَىٰ أَنْ تَجْعَلَ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمْ سَدًّا
Mereka berkata, “Wahai Zulkarnain, sesungguhnya Ya'juj dan Ma'juj adalah pembuat kerusakan di bumi. Maka bolehkah kami memberimu imbalan agar engkau membuat antara kami dan mereka suatu tembok pembatas?”
Terjemahan bertahap (6 jeda)
- قَالُواqaaluumereka berkata
- يَا ذَا الْقَرْنَيْنِyaa dzaa l-qarnayniwahai Zulkarnain
- إِنَّ يَأْجُوجَ وَمَأْجُوجَinna ya'juuja wa-ma'juujasesungguhnya Ya'juj dan Ma'juj
- مُفْسِدُونَ فِي الْأَرْضِmufsiduuna fii l-ardhiadalah pembuat kerusakan di bumi
- فَهَلْ نَجْعَلُ لَكَ خَرْجًاfa-hal naj'alu laka kharjanmaka bolehkah kami memberimu imbalan
- عَلَىٰ أَنْ تَجْعَلَ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمْ سَدًّا'alaa an taj'ala baynanaa wa-baynahum saddanagar engkau membuat antara kami dan mereka suatu tembok pembatas
Terjemahan per kata (20 kata)
- قَالُواqaaluumereka berkata
- يَاyaawahai
- ذَاdzaayang
- الْقَرْنَيْنِl-qarnaynidua tanduk
- إِنَّinnasesungguhnya
- يَأْجُوجَya'juujaYakjuj
- وَمَأْجُوجَwa-ma'juujadan Makjuj
- مُفْسِدُونَmufsiduunaorang-orang yang berbuat kerusakan
- فِيfiidi
- الْأَرْضِl-ardhibumi
- فَهَلْfa-halmaka apakah
- نَجْعَلُnaj'alukami menjadikan
- لَكَlakabagimu
- خَرْجًاkharjanupah
- عَلَىٰ'alaaatas
- أَنْanuntuk
- تَجْعَلَtaj'alaengkau menjadikan
- بَيْنَنَاbaynanaadi antara kami
- وَبَيْنَهُمْwa-baynahumdan antara mereka
- سَدًّاsaddandinding
Inti bacaan
Permintaan tegas dari kaum yang terancam Ya'juj-Ma'juj: 'bolehkah kami memberimu imbalan agar engkau membuat tembok penghalang?', inisiatif komunitas mencari solusi konkret terhadap ancaman nyata, disertai tawaran kompensasi yang adil.
Penjelasan pilihan kata
'Tembok pembatas' (sadd): kata yang dipakai kaum ini saat meminta pertolongan Zulkarnain, akan dibandingkan dengan kata berbeda yang dipakai Zulkarnain sendiri untuk apa yang ia bangun (18:95).
Tafsiran
Ayat ini membuka permintaan mendesak kaum di antara dua pembatas: perlindungan dari Ya'juj dan Ma'juj, dua kelompok yang disebut sebagai pembuat kerusakan di bumi tanpa rincian lebih jauh tentang identitas mereka, sesuai keterbukaan teks.
Renungan dan Hikmah
- Allah merekam mereka menawarkan imbalan sebelum meminta. Bayaran disebut di depan. Yang meminta tolong menyiapkan harga, sebab itu satu-satunya cara yang mereka kenal.
- Yang mereka minta tembok pembatas. Bukan pasukan. Yang dicari bukan kemenangan, melainkan pemisah yang bisa bertahan sesudah penolongnya pergi.
- Allah merekam mereka menyapa dengan nama: wahai Zulkarnain. Bukan gelar. Permintaan kepada penguasa asing dibuka dengan sapaan yang paling sederhana.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, q-r-n, f-s-d, a-r-d, j-'-l, kh-r-j, b-y-n, s-d-d): mufsiduun diterjemahkan 'pembuat kerusakan' (akar f-s-d); kharj diterjemahkan 'imbalan' (akar kh-r-j); sadd diterjemahkan 'tembok (pembatas)' (akar s-d-d). footnote-marker dibuang.