فَمَا اسْطَاعُوا أَنْ يَظْهَرُوهُ وَمَا اسْتَطَاعُوا لَهُ نَقْبًا

Maka mereka tidak sanggup mendakinya, dan tidak sanggup pula melubanginya.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. فَمَا اسْطَاعُوا أَنْ يَظْهَرُوهُfa-maa staa'uu an yazhharuuhumaka mereka tidak sanggup mendakinya
  2. وَمَا اسْتَطَاعُوا لَهُ نَقْبًاwa-maa stataa'uu lahu naqbandan tidak sanggup pula melubanginya
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar t-w-', zh-h-r, n-q-b): astaa'uu/istataa'uu diterjemahkan 'mampu' (akar t-w-' putaran 58: dua bentuk istataa'a dalam satu ayat; 'mendaki' pakai bentuk ringan, 'melubangi' bentuk penuh); yazhharuuhu diterjemahkan 'mendakinya (mengatasinya)' (akar zh-h-r); naqb diterjemahkan 'melubangi (menembus)' (akar n-q-b). gloss '(Ya'juj dan Ma'juj)' dibuang.

Aplikasi

Hasil akhir: tembok yang begitu kokoh sehingga musuh 'tidak mampu mendakinya, dan tidak mampu pula melubanginya', kualitas kerja yang teliti dan tuntas menghasilkan perlindungan yang benar-benar efektif, bukan solusi setengah jadi.