قَالَ هَٰذَا رَحْمَةٌ مِنْ رَبِّي ۖ فَإِذَا جَاءَ وَعْدُ رَبِّي جَعَلَهُ دَكَّاءَ ۖ وَكَانَ وَعْدُ رَبِّي حَقًّا

Ia berkata, “Ini adalah rahmat dari Tuhanku. Maka apabila janji Tuhanku telah datang, Dia akan menjadikannya rata dengan tanah. Janji Tuhanku itu benar.”

Terjemahan bertahap (4 jeda)
  1. قَالَ هَٰذَا رَحْمَةٌ مِنْ رَبِّيqaala haadzaa rahmatun min rabbiiia berkata, ini adalah rahmat dari Tuhanku
  2. فَإِذَا جَاءَ وَعْدُ رَبِّيfa-idzaa jaa'a wa'du rabbiimaka apabila janji Tuhanku telah datang
  3. جَعَلَهُ دَكَّاءَja'alahu dakkaa'aDia akan menjadikannya rata dengan tanah
  4. وَكَانَ وَعْدُ رَبِّي حَقًّاwa-kaana wa'du rabbii haqqandan janji Tuhanku itu benar
Catatan pilihan kata (ringkas)

terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “…ta, “(Tembok) ini adalah rahmat dari Tuhanku. Apabila ja…”. sebagian penerjemah: 'He said: “This is a mercy from my Lord. But when the promise of my Lord1 comes to pass, He will make it level;2 and the promise of my Lord is true.”3' Corpus ayat ini: «raHomapN, INDEFINIT».

Aplikasi

Kerendahan hati Zulkarnain di puncak pencapaiannya: 'ini adalah rahmat dari Tuhanku', bahkan pencapaian teknis luar biasa dikembalikan kepada sumber anugerah, disertai pengakuan bahwa segala sesuatu (termasuk tembok kokoh ini) pada akhirnya bersifat sementara.