أُولَٰئِكَ الَّذِينَ كَفَرُوا بِآيَاتِ رَبِّهِمْ وَلِقَائِهِ فَحَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ فَلَا نُقِيمُ لَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَزْنًا

Mereka itu adalah orang-orang yang kufur terhadap tanda-tanda Tuhan mereka dan pertemuan dengan-Nya. Maka amal mereka sia-sia, dan Kami tidak menegakkan penimbangan bagi mereka pada hari Kiamat.

Terjemahan bertahap (4 jeda)

  1. أُولَٰئِكَ الَّذِينَ كَفَرُواulaa'ika lladziina kafaruumereka itu orang-orang yang kufur
  2. بِآيَاتِ رَبِّهِمْ وَلِقَائِهِbi-aayaati rabbihim wa-liqaa'ihiterhadap tanda-tanda Tuhan mereka dan pertemuan dengan-Nya
  3. فَحَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْfa-habithat a'maaluhummaka amal mereka sia-sia
  4. فَلَا نُقِيمُ لَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَزْنًاfa-laa nuqiimu lahum yawma l-qiyaamati waznandan Kami tidak menegakkan penimbangan bagi mereka pada hari Kiamat

Terjemahan per kata (14 kata)

  1. أُولَٰئِكَulaa'ikamereka itu
  2. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  3. كَفَرُواkafaruukufur
  4. بِآيَاتِbi-aayaatipada tanda-tanda
  5. رَبِّهِمْrabbihimTuhan mereka
  6. وَلِقَائِهِwa-liqaa'ihidan pertemuan dengan-Nya
  7. فَحَبِطَتْfa-habithatmaka terhapuslah
  8. أَعْمَالُهُمْa'maaluhumamal mereka
  9. فَلَاfa-laamaka tidak
  10. نُقِيمُnuqiimuKami menegakkan
  11. لَهُمْlahumbagi mereka
  12. يَوْمَyawmahari
  13. الْقِيَامَةِl-qiyaamatiKiamat
  14. وَزْنًاwaznantimbangan

Inti bacaan

Akar masalah dijelaskan: kufur terhadap tanda-tanda Tuhan dan pertemuan dengan-Nya, penolakan ganda (terhadap bukti dan terhadap akuntabilitas masa depan) menyebabkan amal menjadi tidak bernilai sama sekali di neraca akhir.

Penjelasan pilihan kata

'Tanda-tanda' memakai akar aayah yang sama dipertahankan di seluruh teks tanpa pengecualian, mencakup ayat teks maupun tanda di alam. 'Sia-sia' (habitat): akar berbeda dari 'sia-sia' (dalla) di 18:104, meski hasil terjemahannya bertemu di kata Indonesia yang sama.

Tafsiran

Ayat ini merinci penyebab kerugian yang disebut sebelumnya: penolakan terhadap tanda-tanda Tuhan dan kepastian pertemuan dengan-Nya, yang berujung pada amal yang tidak lagi memiliki bobot untuk ditimbang pada hari Kiamat.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut mereka kufur terhadap tanda-tanda Tuhan mereka dan pertemuan dengan-Nya. Yang sekarang dan yang kelak. Menolak keduanya membuat amal kehilangan arah dan kehilangan tujuan sekaligus.
  • Allah menyebut amal mereka sia-sia. Amalnya ada dan dikerjakan. Yang hilang bukan perbuatannya, melainkan nilainya.
  • Allah menyebut Dia tidak menegakkan penimbangan bagi mereka. Bukan menimbang lalu ringan. Tak ada yang perlu ditimbang, dan itu lebih berat daripada timbangan yang tak seimbang.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.