ذَٰلِكَ جَزَاؤُهُمْ جَهَنَّمُ بِمَا كَفَرُوا وَاتَّخَذُوا آيَاتِي وَرُسُلِي هُزُوًا
Itulah balasan mereka: Jahanam, karena mereka kufur dan menjadikan tanda-tanda-Ku dan rasul-rasul-Ku sebagai olok-olokan.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- ذَٰلِكَ جَزَاؤُهُمْ جَهَنَّمُdzaalika jazaa'uhum jahannamuitulah balasan mereka: Jahanam
- بِمَا كَفَرُواbi-maa kafaruukarena mereka kufur
- وَاتَّخَذُوا آيَاتِي وَرُسُلِي هُزُوًاwa-ttakhadzuu aayaatii wa-rusulii huzuwandan menjadikan tanda-tanda-Ku dan rasul-rasul-Ku sebagai olok-olokan
Terjemahan per kata (9 kata)
- ذَٰلِكَdzaalikaitu
- جَزَاؤُهُمْjazaa'uhumbalasan mereka
- جَهَنَّمُjahannamuJahanam
- بِمَاbi-maakarena apa yang
- كَفَرُواkafaruukufur
- وَاتَّخَذُواwa-ttakhadzuudan mereka mengambil
- آيَاتِيaayaatiitanda-tanda-Ku
- وَرُسُلِيwa-rusuliidan rasul-rasul-Ku
- هُزُوًاhuzuwanejekan
Inti bacaan
Konsekuensi dikaitkan tegas dengan sikap 'menjadikan tanda-tanda-Ku dan rasul-rasul-Ku sebagai olok-olokan', meremehkan kebenaran dan pembawa pesannya secara serius berdampak pada hasil akhir yang serius pula.
Penjelasan pilihan kata
'Tanda-tanda-Ku' dan 'rasul-rasul-Ku' disejajarkan sebagai dua sasaran olok-olokan yang sama: penghinaan terhadap tanda dan penghinaan terhadap pembawa pesan diperlakukan setara dalam penilaian.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan bahwa balasan Jahanam bukan sekadar akibat kekufuran pasif, melainkan sikap aktif merendahkan: menjadikan tanda dan rasul sebagai bahan olok-olokan.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut dua sebab: kufur, dan menjadikannya olok-olokan. Berpasangan. Menolak disebut terpisah dari menertawakan.
- Dua sasaran olok-olokan disejajarkan: tanda-tanda-Ku dan rasul-rasul-Ku. Sama beratnya. Yang dibawa dan yang membawa dihitung setara.
- Allah memakai kata ganti kepemilikan pada keduanya: tanda-tanda-Ku, rasul-rasul-Ku. Ditandai. Yang diolok dinyatakan milik siapa.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.